11.524 Rumah di Sukoharjo Tidak Layak Huni

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 11.524 unit rumah di Kabupaten Sukoharjo masuk kategori rumah tidak layak huni (RTLH). Pemkab Sukoharjo bersama pihak terkait akan melakukan penuntasan berupa rehab sehingga rumah menjadi layak huni. Program rehab RTLH terus dilakukan setiap tahun dengan sasaran warga tersebar disejumlah wilayah.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam acara sosialisasi dan penyerahan bantuan peningkatan kualitas RTLH tahun 2021 di Auditorium Graha Wijaya lantai 10 Gedung Menara Wijaya Pemkab Sukoharjo, Kamis (23/12/2021) mengatakan program peningkatan kualitas RTLH merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat. Utamanya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar dapat membangun rumahnya, sehingga masyarakat dapat memiliki dan menempati rumah yang nyaman dan layak huni.

Berdasarkan pemutakhiran basis data terpadu (PBDT) 2015 jumlah RTLH di Kabupaten Sukoharjo sebanyak 17.892 unit. Selama kurun waktu 2017-2021 setidaknya sudah 8.092 unit tertangani sehingga sampai dengan akhir tahun ini masih ada 9.800 unit yang belum tertangani. Namun demikian berdasarkan update data perumahan yang dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Sukoharjo pada akhir tahun 2021 sisa RTLH di Kabupaten Sukoharjo masih sebanyak 11.524 unit.

Dalam RPJMD Kabupaten Sukoharjo 2021-2026 Pemkab Sukoharjo menarget penanganan RTLH sebanyak 1.444 unit per tahun, sehingga akan terdapat sisa RTLH yang belum tertangani sebanyak 2.860 unit. “Saya berharap dengan dukungan stakeholder terkait, sisa tersebut bisa terselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Etik Suryani melanjutkan, pihaknya mengajak pada pimpinan Bank Jateng Cabang Sukoharjo dan para pengembang perumahan di Kabupaten Sukoharjo agar mengalokasikan dana corporate sosial responsibility (CSR)nya untuk mendukung program peningkatan kualitas RTLH tersebut.

“Kepada lurah atau kepala desa yang sudah mengalokasikan sebagian dari APBDes-nya untuk peningkatan kualitas RTLH saya sampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya dan kepada para penerima bantuan saya berharap agar bantuan ini dimanfaatkan dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan rumah yang telah diperbaiki dari penggunaan dana tersebut agar dipelihara dengan baik sehingga bisa dijadikan tempat tinggal yang nyaman dan layak,” lanjutnya.

Kepala DPKP Sukoharjo Suraji, mengatakan, Pemkab Sukoharjo sejak awal sudah sangat serius membantu masyarakat khususnya berkaitan dengan penyediaan tempat tinggal atau rumah. Hal itu masuk dalam program prioritas dimana sektor rumah bagi masyarakat disediakan dalam berbagai pilihan kemudahan. Tempat tinggal tersebut disediakan seperti penyediaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Joho, Sukoharjo, pengembangan perumahan dan bantuan peningkatan kualitas RTLH.

Pemkab Sukoharjo berkaitan dengan peningkatan kualitas RTLH dilakukan setiap tahun dengan jumlah sasaran lebih dari seribu rumah. Banyaknya jumlah bantuan diberikan dilakukan untuk mempercepat penuntasan RTLH di Kabupaten Sukoharjo mengingat angkanya juga besar. “Terus dilakukan rehab RTLH dimana sebarannya disemua wilayah Kabupaten Sukoharjo,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI