19.313 Pelayan Publik Terdata Vaksinasi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 19.313 orang sasaran pelayan publik masuk sebagai penerima vaksin virus Corona. Jumlah sasaran tersebut merupakan hasil pendataan yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo. Proses vaksinasi akan dilakukan menunggu persiapan dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selesai.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Senin (22/02/2021) mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo sejak beberapa hari lalu melakukan pendataan terhadap sasaran penerima vaksin virus Corona. Pendataan dilakukan dengan sasaran pelayan publik. Mereka disasar ikut vaksinasi virus Corona karena sering bersentuhan langsung dengan banyak orang. Kondisi tersebut membuat pelayan publik rawan tertular virus Corona.

Pendataan terhadap pelayan publik juga dilakukan setelah sebelumnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo melakukan vaksinasi virus Corona kepada 10 orang tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan. Pemberian vaksin tahap pertama tersebut telah terlaksana pada 25 Januari lalu. Sedangkan vaksinasi virus Corona tahap kedua dengan sasaran pelayan publik masih menunggu jadwal.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui total ada 19.313 orang sasaran pelayan publik. Mereka masuk dalam pendataan penerima vaksin virus Corona berikutnya. Sasaran pelayan publik tersebut rinciannya, TNI 1.942 orang, Polri 708 orang, anggota DPRD 57 orang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) 188 orang, kepala desa, Lurah dan perangkat 2.109 orang, pejabat negara 2 orang, aparatur sipil negara (ASN) 8.527 orang, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja 747 orang, pegawai BUMN atau BUMD 559 orang, petugas pelayanan publik yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat usia 18-59 tahun ada 4.474 orang.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo sudah melakukan koordinasi terhadap masing masing pihak atau pimpinan pelayan publik. Hal itu dilakukan dimaksudkan agar diketahui ada anggota mereka sebagai pelayan publik akan menerima vaksin virus Corona.

Koordinasi juga dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Hal ini untuk memastikan kesiapan jadwal dan vaksin virus Corona yang akan digunakan.

“Vaksinasi virus Corona masih terus berjalan di Sukoharjo. Sebelumnya vaksin sudah diberikan kepada 10 orang tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan maka setelah ini giliran pelayan publik. Proses pendataan telah selesai dan diketahui ada 19.313 orang sasaran pelayan publik terdata,” ujarnya.

Yunia mengatakan, pendataan sasaran penerima vaksin virus Corona dilakukan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat. Prioritas sasaran vaksinasi virus Corona sebelumnya dilakukan terhadap 10 orang tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan, namun sekarang sudah menyasar ke profesi lain yang bersentuhan dengan pelayanan publik. (Mam)

BERITA REKOMENDASI