2.300 Liter Ciu Dimusnahkan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 2.300 liter minuman keras (miras) jenis ciu dimusnahkan. Pemusnahan dilaksanakan di halaman Setda Sukoharjo usai upacara bendera peringatan Hari Bela Negara, Selasa (19/12/2017).

Wakapolres Sukoharjo Kompol M Ifan Hariyat mengatakan, miras ciu yang dimusnahkan merupakan hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) selama tiga bulan terakhir. Petugas menyisir sejumlah tempat dan menemukan praktek pelanggaran perdagangan ciu. Penyitaan dilakukan dan pedagangnya maupun pelakunya juga sudah diproses sesuai ketentuan.

Pemusnahan miras ciu disaksikan secara langsung oleh semua pihak di halaman Setda Sukoharjo. Peserta upacara bendera juga dipersilahkan untuk ikut terlibat langsung.  

Miras ciu hasil penyitaan petugas dibuang dengan cara dituang disebuah lubang dalam tanah. Keterlibatan semua pihak diharapkan bisa menjadi saksi bahwa Polres Sukoharjo memerangi peredaran miras.

“Operasi pekat terus kami lakukan dan salah satu sasarannya yakni miras ciu. Kami musnahkan sebagai bentuk efek jera dan peringatan kepada pelaku untuk tidak melakukan pelanggaran,” ujar Kompol M Ifan Hariyat.

Beberapa wilayah di Sukoharjo masuk dalam pantauan serius petugas berkaitan dengan peredaran miras ciu. Seperti di Kecamatan Mojolaban, Polokarto, Sukoharjo, Baki, Grogol dan lainnya. Pemantauan dilakukan tidak hanya karena petugas menemukan peredaran berupa praktek perdagangan namun juga temuan konsumsi masyarakat.

“Sejak dini kita minimalisir peredaran. Salah satunya memangkas mata rangkai dari hulu yakni produsen,” lanjutnya.

Kompol Ifan mengakui, salah satu wilayah yang dipantau yakni di Kecamatan Mojolaban karena disana banyak ditemukan pelanggaran pembuatan dan perdagangan miras ciu. Para pembuat tersebut jelas menyalahi aturan.

“Sesuai aturan mereka seharusnya membuat atau memproduksi alkohol atau etanol untuk kebutuhan medis dan lainnya. Tapi ternyata mereka membuat dan memproduksi ciu itu jelas tidak boleh,” lanjutnya.

Kasat Narkoba Polres Sukoharjo AKP AA Gede Oka menambahkan, total keseluruhan sampai Desember ini sudah ada 10.300 liter ciu dimusnahkan. Pemusnahan terakhir dilakukan usai upacara bendera peringatan Hari Bela Negara di halaman Setda Sukoharjo, Selasa (19/12/2017). “Total ada 24 kasus miras dan 25 tersangka semua sudah dan ada yang dalam proses,” ujarnya.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, pihaknya mendukung penuh langkah dari Polres Sukoharjo melakukan operasi penyakit masyarakat dengan sasaran salah satunya peredaran miras. “Perajin tidak boleh memproduksi ciu mareka sesuai aturan seharusnya memproduksi alkohol. Kalau ada temuan pelanggaran maka sudah sewajarnya diberikan penindakan dari Polres Sukoharjo,” ujarnya.(Mam)

 

BERITA REKOMENDASI