2017, Nilai Kerugian Kebakaran Tembus Rp16,9 Miliar

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Nilai kerugian yang ditimbulkan akibat 93  kejadian kebakaran selama tahun 2017 mencapai Rp 16,9 miliar. 

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Margono, Selasa (09/01/2017) mengatakan kebakaran terjadi disejumlah wilayah di Sukoharjo. Jadi tidak tersentral pada satu atau dua wilayah saja karena tempatnya bervariasi mulai dari rumah, toko, gudang, pabrik dan lainnya.

Menurut Margono penyebab kebakaran mayoritas diduga akibat korsleting listrik kelalaian meninggalkan api saat pergi dan lainnya. Adapun korsleting listrik dipicu kabel dan peralatan listrik lainnya kurang memenuhi standar keamanan atau akibat penggunaan berlebih. "Jumlah kejadian kebakaran dan nilai taksiran kerugian akibat kebakaran masing masing bulan selama 2017 berbeda,” ujar Margono.

Margono mencontohkan, seperti pada Januari 2017 lalu nilai taksiran kerugian mencapai Rp 13.662.000.000. Sedangkan pada Februari hanya ada satu kebakaran dengan nilai kerugian Rp 30 juta. Pada April jumlah kebakaran lebih banyak lima kejadian dengan nilai kerugian Rp 60 juta.

"Tidak mesti banyaknya kejadian kebakaran nilai taksiran kerugian juga besar. Seperti pada Januari kebakaran hanya sekali tapi taksiran kerugiannya sangat besar mencapai Rp 13 miliar lebih,” lanjutnya.

Dia menambahkan sosialisasi diharapkan tidak hanya mampu mencegah namun juga memberikan kamampuan atau keterampilan melakukan tindakan saat kebakaran terjadi. Api harus segera dipadamkan menggunakan peralatan dan teknik yang telah diajarkan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI