2018, Ada 400 Guru ASN Pensiun

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 400 guru dengan status aparatur sipil negara (ASN) pensiun pada tahun 2018. Jumlah guru ASN pensiun meningkat pada puncaknya tahun 2020 mendatang sekitar 400 orang – 500 orang lebih. Pemkab Sukoharjo sekarang kekurangan sekitar 1.300 guru ASN untuk sekolah tingkat SD dan SMP.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno, Kamis (25/01/2018) mengatakan data sekarang diketahui hampir semua sekolah kekurangan guru ASN. Untuk tingkat SD jumlah kekurangan guru lebih dari 1.000 orang dan SMP sebanyak 300 orang. Jumlah kekurangan guru masih bertambah untuk sekolah tingkat SMA/SMK.

Menurut Darno Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo hanya fokus pada sekolah tingkat SD dan SMP saja sesuai kewenangan. Sedangkan SMA/SMK ditangani pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.Data kekurangan guru milik Dinas Pendidikan dan Kebudayan Sukoharjo berbeda dengan pendataan dari pusat. 

“Sudah kita ajukan untuk dilakukan penambahan guru ASN tapi jadi ditambah atau tidak itu kewenangan pusat. Kekurangan guru ASN disiasati oleh pihak sekolah dengan mengangkat guru tidak tetap (GTT) atau honorer. Mereka bekerja untuk mengantikan guru ASN yang sudah pensiun," jelasnya.

Darno menjelaskan di tahun 2018 ini ada sebanyak 400 guru ASN pensiun berasal dari berbagai sekolah
sehingga sudah mengajukan persiapan dengan berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo. Salah satunya berkaitan dengan upaya agar kegiatan belajar mengajar siswa tidak terganggu dan tetap berjalan.

"Puncak pensiun guru ASN di Sukoharjo terjadi pada tahun 2020 diperkirakan lebih 400 – 500 orang. Sedangkan dihitung rata rata guru ASN di Sukoharjo pertahun pensiun sebanyak 400 orang. Kalau pemerintah pusat tidak segera bertindak maka sangat berpengaruh pada sistem pendidikan,” lanjutnya.(Mam)
 

BERITA REKOMENDASI