22 Anggota Bawaslu Boyolali Terpapar Covid-19, Tahapan Pilkada Tetap Jalan

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Meski 22 anggota Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, terkonfirmasi virus Corona atau Covid-19, namun, tahapan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Bupati dan Wakil Bupati Boyolali,Jawa Tengah, pada 9 Desember nanti tetap berjalan.

Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten setempat,Taryono mengemukakan, anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) atau Panitia Pengawas Pemilu kelurahan atau desa (PKD) yang terkonfirmasi positif diminta langsung melakukan isolasi mandiri maupun isolasi di rumah sakit darurat (RSD) Covid-19 Boyolali.

Taryono menyebut, dari 22 anggotanya yang terkonfirmasi positif ini paling banyak merupakan PKD. Agar tahapan Pilkada serentak 2020 berjalan lancar, untuk sementara tugas PKD yang positif ini diambil alih oleh Panwascam.

Begitu juga dengan Panwascam yang terpapar. Tugas-tugas Panwascam diambil alih oleh Bawaslu Kabupaten Boyolali.”0Seperti di (Panwascam) Andong. Ini kan tiga-tiganya kena (Covid-19). Sehingga langsung kita ambil alih sampai tanggal 13 September 2020 nanti,” ujar Taryono,Selasa (1/9/2020).

Padahal, lanjutnya, saat ini Bawaslu Boyolali terutama di tingkat Panwascam memiliki tugas penting. Yakni mengawal pleno rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran tingkat kecamatan dan penyampaian kepada KPU Kabupaten Boyolali. “Tahapan ini sangat penting untuk melindungi hak Pilih masyarakat,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI