3.153 Orang Terancam Sanksi Berlipat

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo mencatat ada sebanyak 3.153 orang terjaring operasi masker selama tahun 2020. Mereka terancam sanksi berlipat apabila kembali tertangkap. Sedangkan pada tahun 2021 ini kegiatan serupa semakin digencarkan ke semua wilayah mengingat masih tingginya kasus positif virus corona di Sukoharjo.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, Kamis (07/01/2021), mengatakan, operasi masker gencar dilakukan setelah kali pertama virus corona ditemukan di Sukoharjo sekitar Maret 2020 lalu. Kegiatan dilakukan disemua wilayah dengan sasaran pemakaian masker.

Tempat sasaran meliputi jalan raya, perkantoran dinas, pasar tradisional, warung makan dan lainnya. Dalam operasi masker tersebut petugas melakukan pemeriksaan terhadap warga yang ditemui atau melintas.

Hasil operasi masker selama tahun 2020 diketahui total ada 3.153 orang terjaring. Rinciannya, 2.662 orang pelanggar tidak memakai masker merupakan laki-laki dan sisanya sebanyak 491 orang perempuan.

Pelaku pelanggaran tersebut mendapat sanksi dari petugas berupa hukuman sosial membersihkan fasilitas umum maupun denda Rp 50.000. Namun khusus untuk sanksi denda kemudian dihentikan karena menunggu munculnya Peraturan Daerah (Perda) sebagai dasar. Meski begitu hukuman sosial masih diterapkan sebagai bentuk efek jera bagi pelaku pelanggaran.

“Jumlah pelaku pelanggaran protokol kesehatan dalam operasi masker selama tahun 2020 lalu total ada 3.153 orang. Pelaku pelanggaran didominasi laki-laki,” ujarnya.

Sebanyak 3.153 orang pelaku pelanggaran tersebut masih didata oleh Satpol PP Sukoharjo. Mereka akan mendapatkan sanksi lebih berat berupa hukuman berlipat apabila kembali tertangkap petugas melakukan pelanggaran tidak memakai masker.

“Pelaku pelanggaran tersebut apabila tertangkap lagi dalam operasi dan tidak memakai masker maka sanksinya lebih berat. Data mereka masih ada dan akan digunakan lagi,” lanjutnya.

Sanksi tersebut sudah pernah disosialisasikan Satpol PP Sukoharjo pada masyarakat baik perorangan maupun pelaku usaha. Selain sosialisasi, petugas juga sudah pernah menerapkan saksi denda terhadap pelaku pelanggaran protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona. (Mam)

BERITA REKOMENDASI