3.275 Difabel Menerima Kartu Difabel

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Sebanyak 3.275 orang difabel di Kabupaten Sukoharjo mendapatkan kartu difabel tahap pertama tahun 2016. Sedangkan difabel lainnya yang belum mendapatkan kartu masih dalam pendataan dan proses verifikasi. Penyerahan kartu difabel dilaksanakan di halaman kantor Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo, Selasa (27/12/2016).

Kepala Dinsos Sukoharjo Guntur Subiyantoro mengatakan, jumlah difabel di Kabupaten Sukoharjo cukup banyak lebih dari 3.000 orang. Namun dalam proses awal dilakukan pendataan terdata sebanyak 3.275 orang difabel mendapatkan kartu difabel. Sedangkan sisanya akan dilakukan pendataan dan mendapatkan kartu difabel serupa pada tahun berikutnya.

Kartu difabel sendiri nantinya berfungsi sebagai identitas diri bagi difabel untuk mendapatkan pelayanan kesehatan berupa berobat gratis di 7 rumah sakit negeri dan swasta di Kabupaten Sukoharjo. Penerapannya bisa langsung dilakukan setelah para difabel mendapatkan kartu difabel.

Pelayanan kesehatan gratis bagi difabel tersebut merupakan bagian dari program integrasi Jamkesda yang dilaksanakan Pemkab Sukoharjo. Difabel diberikan jaminan penuh mendapatkan pengobatan gratis tidak hanya di puskesmas namun juga di rumah sakit.

“Masyarakat baik umum maupun difabel kalau berobat di puskesmas sudah gratis. Tapi kartu difabel ini melengkapi fasilitas berobat gratis bagi difabel di 7 rumah sakit baik negeri maupun swasta,” ujar Guntur.

Rumah sakit yang memberikan pelayanan gratis salah satunya yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukoharjo. Sebelum diterapkan pelayanan gratis sebanyak 7 rumah sakit telah lebih dulu dilakukan perjanjian kerjasama. “Seluruh biaya untuk berobat dari difabel ditanggung oleh APBD Sukoharjo,” lanjutnya.

Guntur melanjutkan, Pemkab Sukoharjo memberikan perhatian penuh kepada difabel tidak hanya dari sisi program kesehatan berupa pengobatan gratis, namun juga fasilitas lainnya. Salah satunya yakni rencana pembangunan sanggar inklusi disemua kecamatan.

Ketua RBM Sukoharjo Etty Wardoyo Wijaya mengatakan, Pemkab Sukoharjo memiliki program besar untuk mewujudkan masyarakat sejahtera termasuk difabel. Bentuk pemberdayaan difabel yakni pemberian bantuan modal untuk 22 kelompok usaha bersama bagi difabel, kartu difabel dan bantuan pada orang dengan kecacatan berat.

“Pemberdayaan difabel kedepan saya harapkan tidak hanya diberi pelatihan menjahit dan bengkel saja, namun juga dilatih komputer dan IT. Kedepan difabel bisa diberi kesempatan kerja karena difabel juga punya kemampuan dibidang komputer,” ujarnya.

Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi mengatakan, pemberian kartu difabel sebagai fasilitas berobat gratis untuk difabel sangat membantu bagi difabel. Sebab untuk kebutuhan berobat membutuhkan biaya cukup besar. Pemkab Sukoharjo sudah memberikan perhatian penuh dengan fasilitas tersebut. (Mam)

BERITA REKOMENDASI