317 Calhaj Sukoharjo Ditunggu Pelunasannya

SUKOHARJO,KRJOGJA.com – Sebanyak 317 calon jamaah haji asal Kabupaten Sukoharjo masih ditunggu hingga 5 Mei saat akhir pelunasan tahap pertama Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2017. Apabila tidak maka mereka terancam akan dicoret dan ditunda keberangkatannya tahun depan 2018.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sukoharjo Ihsan Muhadi, Senin (17/4/2017) mengatakan, total ada 730 calon jamaah haji asal Kabupaten Sukoharjo yang akan diberangkatkan tahun 2017. Dari jumlah tersebut ada sebanyak 413 calon jamaah haji sudah melakukan pelunasan BPIH.

Calon jamaah haji yang sudah melunasi menunjukan bukti pembayaran ke petugas Kantor Kemenag Sukoharjo. Sedangkan sisanya sebanyak 317 harus sudah melunasi BPIH hingga akhir tahap pertama.

Sesuai jadwal pelunasan BPIH tahap pertama dimulai 10 April – 5 Mei dan kedua 22 Mei – 2 Juni 2017. Jadwal tersebut sudah disosialisasikan ke calon jamaah haji dan diharapkan mereka bisa segera melakukan pelunasan.

“Posisi sekarang sudah banyak yang melunasi. Namun bagi calon jamaah haji yang belum harus melakukan pelunasan maksimal 5 Mei sesuai jadwal tahap pertama,” ujar Ihsan Muhadi.

Petugas dari Kantor Kemenag Sukoharjo terus menunggu proses pelunasan dari calon jamaah haji. Usaha juga dilakukan dengan menanyakan langsung kepada bersangkutan.

“Siapa tahu ada calon jamaah haji yang lupa dan terus kita ingatkan. Sebab mereka sudah masuk daftar dan kasihan kalau lupa melunasi dan gagal berangkat,” lanjutnya.

Dalam pelunasan BPIH seperti dikatakan Ihsan dalam dua tahun terakhir dilakukan oleh semua calon jamaah haji Indonesia dengan mata uang rupiah dan tidak lagi dollar. Sistem tersebut dianggap lebih mudah dan nilainya juga tidak mengalami perubahan dan tetap. BPIH Tahun 2017 sendiri untuk calon jamaah haji Sukoharjo sebesar Rp 35.664.700.

Selain menunggu proses pelunasan BPIH Kantor Kementerian Agama Sukoharjo juga melakukan persiapan lain. Tahapan yang dilakukan yakni dengan memberikan sejumlah usulan kepada Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Tengah.

Usulan tersebut yakni mendahulukan calon jamaah usia lanjut dengan syarat diatas 75 tahun, pasangan suami isteri dan anak dan orang tua jamaah yang terpisah untuk digabungkan, dan calon jamaah haji cadangan.

Khusus untuk calon jamaah haji cadangan Kantor Kementerian Agama Sukoharjo sudah mengundang dan memberikan sosialisasi kepada 52 orang calon jamaah haji. Mereka merupakan calon jamaah haji yang masuk daftar teratas diberangkatkan di tahun 2018 mendatang.(Mam)

 

BERITA REKOMENDASI