438 RTLH Disasar Rehab Bantuan DAK dan APBD Sukoharjo

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 438 Rumah Tidak Layah Huni (RTLH) di sejumlah kecamatan akan menjadi sasaran utama dilakukan rehab. Perbaikan akan dilaksanakan menggunakan sumber anggaran dari APBD Kabupaten Sukoharjo dan bantuan pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Jumlah RTLH yang akan direhab kemungkinan besar bertambah menunggu kejelasan anggaran dari sumber lain seperti Provinsi Jawa Tengah dan bantuan lainnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Sukoharjo Suraji, Jumat (26/02/2021) mengatakan data per Februari baru diketahui ada dua sumber anggaran untuk pelaksanaan kegiatan rehab RTLH tahun 2021. Anggaran tersebut berasal dari APBD Kabupaten Sukoharjo tahun 2021 dan anggaran pemerintah pusat melalui DAK tahun 2021. Masing masing sumber anggaran memberikan kuota dan nilai bantuan dana rehab RTLH berbeda.

Sumber anggaran dari APBD Kabupaten Sukoharjo memberikan alokasi sebanyak 300 RTLH sebagai sasaran rehab. Masing masing RTLH mendapatkan bantuan dana rehab sebesar Rp 15 juta. Sedangkan bersumber dari DAK pemerintah pusat kuota yang diberikan sebanyak 138 RTLH dengan nilai masing masing Rp 20 juta per penerima bantuan.

DPKP Sukoharjo setelah memastikan kuota rehab RTLH yang diterima pada tahun 2021 dari APBD Kabupaten Sukoharjo dan DAK pemerintah pusat maka langsung melakukan persiapan. Salah satunya berkaitan dengan data penerima bantuan RTLH di masing masing kecamatan. Sebab jumlah calon penerima bantuan dan anggaran yang disediakan belum sebanding. Petugas kemudian melakukan rehab sesuai dengan ketersediaan kuota yang dimiliki.

“Total ada 438 RTLH akan direhab tahun 2021 ini. Sementara baru ada dua sumber anggaran pelaksanaan rehab RTLH masing masing APBD Kabupaten Sukoharjo sebanyak 300 RTLH dan DAK pemerintah pusat 138 RTLH,” ujarnya.

Para penerima bantuan rehab RTLH nantinya diminta melakukan kelengkapan syarat sesuai aturan berlaku. Petugas juga akan memverifikasi kelayakan calon penerima bantuan dengan pengecekan langsung ke lokasi. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi salah sasaran penerima bantuan RTLH.

Bantuan rehab RTLH nantinya bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan para penerima untuk meningkatkan kualitas hidup khususnya rumah menjadi layak huni. Dengan demikian maka rehab bisa sesuai dengan harapan pemerintah.

Jumlah penerima rehab RTLH dimungkinkan masih bisa bertambah lagi karena DPKP Sukoharjo masih menunggu kejelasan bantuan dari sumber anggaran lainnya. Masih ada beberapa sumber lain yang diharapkan dalam program rehab RTLH seperti dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, CSR perbankan, dan lainnya.

Suraji menambahkan, jumlah rehab RTLH yang dilakukan di Sukoharjo setiap tahun sangat banyak mencapai seribuan unit. Angka tersebut didapat dari berbagai sumber bantuan anggaran pelaksanaan rehab RTLH. Hal ini berdampak pada percepatan penuntasan rehab RTLH di Sukoharjo. (Mam)

BERITA REKOMENDASI