50 Koperasi di Sukoharjo Terancam Dibubarkan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 50 dari total 419 koperasi di Sukoharjo dalam status pengawasan ketat dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah karena sudah jarang aktif berkegiatan. Apabila tidak menunjukan perbaikan maka koperasi tersebut rawan dibubarkan.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Minggu (28/10) mengatakan, para pengurus 50 koperasi tersebut sudah mendapatkan peringatan keras dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo. Petugas mengingatkan koperasi tersebut untuk aktif kembali berkegiatan. Sebab selama ini koperasi tersebut tidak menggelar rapat dan memberikan laporan resmi pada para anggotanya.

Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo sekarang terus memantau aktifitas 50 koperasi tersebut yang keberadaanya tersebar disejumlah tempat wilayah. Petugas mendatangi langsung semua pengurus koperasi untuk memastikan peringatan sebelumnya dapat dijalankan. 

Petugas tidak hanya memantau saja namun juga memberikan pendampingan terhadap pengurus koperasi tersebut. Harapannya kegiatan di koperasi dapat berjalan kembali. Namun apabila tetap tidak bisa diperbaiki maka Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo akan menjatuhkan sanksi lebih tegas lagi berupa pembubaran terhadap 50 koperasi.

Di Sukoharjo tercatat ada sebanyak 474 koperasi tersebar disejumlah wilayah. Dari jumlah tersebut ada 54 koperasi tidak aktif lagi. Sedangkan ada 419 koperasi lainnya masih aktif berkegiatan dengan jumlah anggota sekitar 115.204 orang.

"Status 50 koperasi yang kami awasi sebenarnya masih berstatus aktif. Namun ternyata dalam pelaksanaanya mereka tidak aktif," lanjutnya.

Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi mengatakan, koperasi di Sukoharjo awalnya ada sebanyak 804 unit. Namun kemudian sebanyak 375 unit koperasi dibubarkan karena sudah tidak aktif. Artinya sampai sekarang di Sukoharjo tinggal ada 429 koperasi. (Mam)

BERITA REKOMENDASI