50 Pelukis Meriahkan Festival Candi Kembar Plaosan

KLATEN, KRJOGJA.com – Festival Candi Kembar di kampung budaya Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Klaten dikagumi wisatawan asing. Festival yang berlangsung Jumat malam hingga Minggu, tanggal 1 Agustus hingga 3 Agustus tersebut menampilkan beragam budaya baik lokal Klaten maupun dari luar daerah.

Kepala Desa Bugisan, Heru Nugroho mengemukakan, berbeda dengan festival pertama tahun 2016 yang hanya diisi dengan pentas kesenian, untuk festival kedua tahun ini lebih semarak. Yakni dengan adanya kirab dan perebutan gunungan hasil bumi dari masing-masing RW.

“Antusias warga pingin membuat kirab buduaya, masing-masing RW menampilkan kreasi mereka masing-masing, membawa hasil bumi. Keudian diarak, dan meriah sekali. Untuk kesenian yang kita punya juga kita tampilkan semua,” kata Heru Nugroho.

Kepala Desa menjelaskan, untuk pembiayaan pada festival pertama benar-benar secara swadaya. Kegiatan itu lalu direspon pemerintah daerah, sehingga tahun ini ada subsidi anggaran secesar Rp 50 juta dipotong pajak. Jumlah itu ditambah dengan dana dari desa sekitar Rp 30 juta.

Berbagai kesenian local aygn ditampilkan antara lain, jathilan perempuan, jathilan anak-anak, dan jathilan bapak-bapak. “Ada tiga macam jatjilan. Kampung Dengok Kulon, Cepoko, dan Pring Sedapur. Pring Sedapur ini  per tampil juara II propinsi,” jelas Heru Nugroho. (Sit)

BERITA REKOMENDASI