802 Warga Miskin Terima Bantuan Rehab RTLH

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) diberikan untuk 802 warga miskin. Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya memimpin kegiatan di pendapa kantor Kecamatan Sukoharjo Kota Jumat (6/10/2017) meminta bantuan diserahkan secara utuh tanpa potongan. Apabila terjadi kecurangan maka penerima bantuan dipersilahkan melapor.

Wardoyo Wijaya mengatakan, bantuan rehab RTLH datang dari berbagai sumber baik pemerintah pusat, provinsi, Pemkab Sukoharjo dan CSR Bank Jateng. Bantuan diberikan kepada warga miskin melalui sistem ketat. Dengan demikian bantuan bisa tepat sasaran.

Pemerintah baik pusat, provinsi dan daerah sudah memiliki program kepedulian terhadap kondisi rumah warga miskin. Rehab dimaksudkan untukm memperbaiki kualitas hidup menjadi lebih sehat.

“Bantuan ini hanya stimulan saja untuk warga miskin sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Bantuan diberikan utuh tanpa potongan dan harus diwujudkan jadi rumah. Artinya kebutuhan tenaga atau tukang harus disengkuyung melalui gotong royong,” ujar Wardoyo Wijaya.

Pada saat penyerahan bantuan bupati juga menyampaikan agar warga miskin penerima melaporkan apabila menemukan kecurangan. Sebab pemerintah sudah secara tegas menyatakan bantuan diberikan utuh tanpa potongan.

“Kalau ada petugas yang berani memotong bantuan untuk warga miskin maka laporkan ke bupati. Langsung saya tindaklanjuti,” lanjutnya.

Praktek pelanggaran pemotongan bantuan untuk warga miskin sudah dianggap keterlaluan. Karena itu apabila ada temuan maka sanksinya juga sangat tegas.

“Pak camat, lurah dan kepala desa wajib turun lapangan mengecek rehab RTLH termasuk dana bantuannya,” lanjutnya.

Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo Sarwidi mengatakan, penerima bantuan terdiri dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diberikan kepada warga miskin di Kecamatan Sukoharjo Kota meliputi Kelurahan Kenep 60 penerima dan Kelurahan Mandan 45 penerima, Kecamatan Mojolaban di Desa Palur 80 penerima, Kecamatan Bulu di Desa Gentan 73 penerima.

Total untuk bantuan BSPS dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui SNVT Provinsi Jawa Tengah sebanyak 258 penerima. Masing masing penerima mendapatkan dana sebesar Rp 15 juta per unit dalam wujud material bangunan.

“Untuk penerima bantuan RTLH melalui APBD Provinsi Jawa Tengah diberikan untuk warga miskin di Kecamatan Weru dan Tawangsari total 529 penerima atau unit rumah,” ujar Sarwidi.

Di Kecamatan Weru penerima bantuan RTLH diberikan untuk warga di Desa Karanganyar 115 penerima, Desa Karangmojo 107 penerima dan Desa Ngreco 99 penerima. Kecamatan Tawangsari di Desa Tambakboyo 116 penerima dan Desa Pojok 92 penerima.

“Data dan dana sudah siap. Tinggal sosialisasi dan pelaksanaan saja. Kami harap bisa cepat dan diselesaikan sebelum Desember,” lanjutnya.

Masing masing penerima sudah membuat proposal pengajuan pencairan dana bantuan. Selain itu juga telah dilakukan verifikasi lapangan oleh petugas dengan tim pendamping konsultan.

“Untuk BSPS sebagian penerima sudah menerima bantuan dan pelaksanaan rehab,” lanjutnya.(Mam)

BERITA REKOMENDASI