860 Personel Siap Amankan Pilkades Serentak

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Ribuan petugas dari tim gabungan siap melakukan pengamanan ketat pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 125 desa pada Selasa (11/12/2018). Kesiapan personel terlihat saat digelar apel bersama pengamanan pilkades di halaman Mapolres Sukoharjo,Senin (10/12/2018). Dalam tugasnya nanti petugas akan melakukan pengamanan ketat sekaligus penindakan terhadap segala bentuk potensi kerawanan yang bisa muncul.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, persiapan pengamanan sudah final dengan kesiapan petugas dari tim gabungan. Mereka yang terlibat seperti dari Polres Sukoharjo sebanyak 680 personel, Kodim 0726 Sukoharjo 120 personel, Brimob 60 personel. Selama menjalankan tugasnya aparat keamanan tersebut dilengkapi dengan senjata.

Petugas yang terlibat dalam pengamanan pilkades lainnya datang dari Linmas sebanyak 1.200 personel. Petugas dari tim gabungan masing masing instansi tersebut mulai dilakukan pergeseran ke lokasi pelaksanaan pilkades langsung usai apel gelar pasukan.

"Berkaitan dengan keamanan pada saat pelaksanaan pilkades jelas jadi prioritas kami. Petugas pengamanan sudah melibatkan dari berbagai kesatuan baik Polri, TNI, Linmas dan lainnya. Desa yang perlu kami awasi dalam pengamanan sangat banyak mencapai 125 desa jadi perlu saling koordinasi," ujarnya.

Polres Sukoharjo dalam pelaksanaan pilkades di 125 desa memberikan sejumlah perhatian terhadap kerawanan gangguan keamanan. Gangguan tersebut seperti perselisihan massa antar calon pendukung kepala desa, saat kampanye, politik uang dan berita hoax.

Namun sampai sekarang atau satu hari menjelang pelaksanaan pemungutan suara pilkades Polres Sukoharjo tidak menemukan masalah di lapangan. Meski begitu pengawasan tetap dilakukan petugas dengan mendatangi langsung desa yang menyelenggarakan pilkades.

Kerawanan lain yang diawasi Polres Sukoharjo seperti terjadi di tempat pemungutan suara (TPS), kelengkapan pendukung atau logistik pilkades. Namun saat dicek ternyata belum ada temuan masalah karena logistik sudah terdistribusikan di masing masing desa dan tinggal pelaksanaan saja. Hal serupa juga sudah disiapkan di TPS karena telah tersedia.

Kapolres menegaskan sudah melakukan pengecekan langsung di desa pada Sabtu (8/12). Beberapa hal dicek untuk melihat kesiapan. "Satu polisi akan melakukan pengamanan di dua TPS. Kenapa begitu karena jarak antar TPS berdekatan masih dalam lingkup satu desa jadi jarak tempuh mungkin tidak sampai 10 menit," lanjutnya.

Kapolres Sukoharjo menambahkan, pengamanan juga dilakukan sebagai antisipasi munculnya bandar judi atau botoh pilkades. Polres Sukoharjo siap menerima laporan dari masyarakat berkaitan dengan kerawanan pada saat pelaksanaan pilkades. (Mam)

BERITA REKOMENDASI