9.733 Jiwa Warga di Tiga Kecamatan Rawan Kekeringan

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 137 tangki air bersih siap sepenuhnya dibagikan untuk warga terdampak kekeringan di wilayah selatan Sukoharjo. Bantuan datang dari sejumlah pihak secara sukarela meski warga belum mengajukan permohonan bantuan air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo mencatat ada 2.937 Kepala Keluarga (KK) atau 9.733 jiwa di tiga kecamatan terdampak kekeringan sehingga kekurangan air bersih saat kemarau panjang.

Kepala BPBD Sukoharjo Sri Maryanto, Jumat (05/07/2019) mengatakan, posisi sekarang saat musim kemarau kondisi warga masih mengandalkan sisa stok air bersih yang dimiliki di sumur. Meski demikian bantuan sudah datang dari berbagai pihak dengan menyiapkan air bersih.

Sebagian bantuan air bersih sudah di distribusikan oleh sejumlah instansi ke warga yang membutuhkan. Sedangkan bantuan air bersih lainnya baru akan dikirimkan begitu ada pengajuan permohonan dari warga.

BPBD Sukoharjo mencatat sudah ada 137 tangki air bersih diberikan oleh sejumlah instansi. Dalam distribusinya nanti akan melibatkan langsung BPBD Sukoharjo agar bantuan tepat sasaran dan diterima oleh warga yang membutuhkan air bersih.

Rinciannya, 4 tangki dari Polres Sukoharjo dan 8 tangki air bersih dari DPPKBP3A sudah di distribusikan ke warga. Selain itu masih ada 5 tangki dari Kejari Sukoharjo dan 100 tangki dari Baznas Sukoharjo siap dibagikan ke warga.

“Bantuan air bersih yang sudah di distribusikan diberikan pada warga di wilayah Desa Kunden dan Desa Kamal, Kecamatan Bulu. Selain itu juga warga di Desa Tawang, Kecamatan Weru. Sedangkan lainnya nanti akan dibagikan ke warga lain. Pemantauan masih terus kami lakukan agar warga yang membutuhkan bisa langsung mendapatkan bantuan air bersih,” ujarnya.

Total ada puluhan kepala keluarga (KK) yang sudah menerima bantuan air bersih. Sedangkan KK lainnya yang kekurangan nantinya juga tetap akan mendapatkan bantuan air bersih.

BPBD Sukoharjo mencatat ada sebanyak 2.937 Kepala Keluarga (KK) atau 9.733 jiwa di tiga kecamatan terdampak kekeringan sehingga kekurangan air bersih saat kemarau panjang. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu.

Kekeringan akan sangat terasa dampaknya terhadap warga di tiga kecamatan pada Agustus nanti. Disaat ini BPBD Sukoharjo memperkirakan kebutuhan air bersih sangat tinggi. Sebab warga akan mengalami kekurangan air bersih dalam jumlah banyak.

Wilayah terdampak kekeringan tersebut di Kecamatan Tawangsari meliputi, Desa Watubonang sebanyak 526 KK atau 1.538 jiwa, Desa Pundungrejo 87 KK atau 285 jiwa, Kecamatan Weru di Desa Jatingarang 130 KK atau 500 jiwa, Desa Alasombo 120 KK atau 388 jiwa, Desa Karangmojo 495 KK atau 1.988 jiwa, Desa Ngreco 848 KK atau 2.512 jiwa, Desa Tawang 311 KK atau 1.072 jiwa, Desa Weru 60 KK atau 208 jiwa, Desa Karanganyar 62 KK atau 235 jiwa, Kecamatan Bulu di Desa Kunden 163 KK atau 447 jiwa dan Desa Kamal 135 KK atau 560 jiwa. (Mam)

BERITA REKOMENDASI