Ada Kasus Baru, Kelonggaran Aktivitas Masyarakat Dievaluasi

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kelonggaran terhadap aktivitas masyarakat di enam kecamatan zona hijau atau tidak ada temuan kasus positif virus corona akan dievaluasi. Hal itu terjadi setelah ada temuan kasus baru positif virus corona. Total hingga sekarang ada delapan dari total 12 kecamatan di Sukoharjo masuk zona merah atau ada temuan kasus positif virus corona.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Senin (8/6/2020) mengatakan, Pemkab Sukoharjo sebelumnya pada 4 Juni lalu sudah memberikan kelonggaran aktivitas kegiatan masyarakat khususnya di zona hijau dalam menghadapi new normal. Hal itu diputuskan melalui rapat evaluasi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona. Zona hijau tersebut meliputi Kecamatan Tawangsari, Weru, Bulu, Gatak, Sukoharjo dan Polokarto. Sedangkan zona merah Kecamatan Grogol, Baki, Kartasura, Nguter, Mojolaban dan Bendosari.

Kebijakan kelonggaran baru berjalan tiga hari ada temuan dua kasus baru di Kecamatan Sukoharjo dan Kecamatan Polokarto. Kondisi tersebut membuat Pemkab Sukoharjo melakukan evaluasi terhadap kelonggaran yang sudah diberikan. Hal itu dikhususnya pada dua kecamatan setelah ada temuan kasus baru positif virus corona.

“Sebelumnya ada enam kecamatan zona hijau mendapat kelonggaran aktivitas kegiatan masyarakat. Namun sesuai perkembangan ada temuan kasus baru didua kecamatan yakni, Kecamatan Sukoharjo dan Kecamatan Polokarto. Kelonggaran itu akan dievaluasi,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI