Ada Pandemi Covid-19, Pembangunan Pasar Tradisional di Sukoharjo Tertunda

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo berencana tuntaskan pembangunan semua pasar tradisional tahun depan di 2021. Sebab pada rencana penuntasan tahun ini batal terlaksana karena kendala pandemi virus corona. Sekarang tinggal tiga pasar tradisional menunggu giliran dibangun. Sedangkan secara keseluruhan sudah ada 20 pasar tradisional selesai dibangun.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Senin (27/7/2020) mengatakan, tinggal tiga pasar tradisional saja yang masih menunggu giliran dibangun. Ketiganya, Pasar Cuplik, Sukoharjo, Pasar Sraten, Gatak dan Pasar Mulur, Bendosari. Pasar tersebut sebenarnya sudah masuk perencanaan pembangunan tahun 2020 ini. Namun akhirnya dibatalkan karena kendala pandemi virus corona.

Pemkab Sukoharjo yang sudah menyediakan anggaran akhirnya dialihkan untuk kegiatan lain penanganan virus corona. Rencana pembangunan ketiga pasar tradisional tersebut kemudikan diagendakan ulang tahun 2021 mendatang.

“Penuntasan baru bisa dilaksanakan tahun depan di 2021. Semua pasar tradisional di Sukoharjo akan tuntas tahun depan. Sebab sekarang masih ada tiga pasar tradisional menunggu giliran dibangun karena batal terlaksana tahun ini akibat pandemi virus corona,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI