Ada PPKM, Panti Pijat Ini Malah Tetap Buka

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pelanggaran operasional ditemukan di panti pijat dan refleksi serta karaoke disaat Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Temuan didapati tim gabungan saat melakukan operasi di wilayah Kecamatan Grogol. Petugas memberikan peringatan keras dan mengancam memberikan penindakan berupa penutupan paksa apabila pengelola tidak mematuhi aturan ditengah pandemi virus corona menutup sementara usahanya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharj Heru Indarjo, Selasa (19/1), mengatakan, operasi digelar tim gabungan dengan melibatkan petugas dari berbagai pihak. Mereka diantaranya, Satpol PP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Linmas, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona, Polres dan Kodim 0726 Sukoharjo.

Petugas melakukan penyisiran terhadap pelaku usaha dengan sasaran panti pijat dan refleksi serta karaoke di wilayah Kecamatan Grogol. Operasi dilakukan untuk melihat kepatuhan pelaku usaha selama penerapan PPKM sebagai upaya mencegah terjadinya penularan virus corona. Dalam operasi tim gabungan tersebut petugas menemukan pelanggaran operasional. Sebab pelaku usaha panti pijat dan refleksi serta karaoke didapati petugas tetap membuka usahanya ditengah penerapan PPKM.

Para pelaku usaha saat didatangi petugas mengaku belum menerima surat edaran (SE) dari Pemkab Sukoharjo selama penerapan PPKM. Petugas dari tim gabungan atas temuan tersebut memberikan peringatan keras dan meminta pelaku usaha untuk mematuhi aturan. Penindakan akan dilakukan berupa penutupan paksa apabila pelaku usaha tersebut tetap nekat membuka usahanya selama penerapan PPKM.

BERITA REKOMENDASI