Adanya Stiker Miskin, Warga Mundur dari Daftar Penerima Bansos

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Sejumlah keluarga penerima bantuan sosial (bansos) mulai mengundurkan diri dari daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menyusul adanya penempelan stiker miskin oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.

Koordinator PKH Kabupaten Klaten, Theo Markis mengatakan stiker yang ditempelkan ada sebanyak 112.000 lembar sesuai daftar warga miskin. Stiker bertuliskan keluarga miskin. Kegiatan penempelan stiker telah berlangsung beberapa hari. Dalam menempelkan stiker sekaligus memberikan penjelasan kepada warga mengenai maksud dan tujuannya.

Baca juga :

Selfie Wisatawan Rusakkan Meja HB VIII, Ini Komentar Ibu Ratu

"Imbauannya (stiker) jangan dilepas, karena kalau dilepas menimbulkan konsekwensi dianggap mengundurkan diri. Di stiker itu juga ada unsur doanya semoga sejahtera. Jadi dalam penempelan stiker harus ketemu dengan yang bersangkutan karena untuk informasi bansos yang diterimanya," ujarnya, Selasa (17/12/2019).

Diakuinya, penempelan stiker miskin menimbulkan dampak positif di lapangan. Artinya, warga mulai sadar dengan kondisi ekonominya. Warga yang tadinya masuk daftar penerima bansos mulai mengundurkan diri, sehingga rumahnya tidak jadi ditempeli stiker miskin. Namun demikian ada juga warga yang secara ekonomi mampu tetap bersedia rumahnya ditempel stiker miskin.

"Masih dalam pendataan mereka yang mengundurkan diri.  Banyak faktor mereka mengundurkan diri, salah satunya adanya tulisan keluarga miskin di stiker tersebut. Selain itu mungkin karena memang sudah merasa sejahtera," imbuhnya.

Salah satu warga Ceper, Kotimah, mengaku memilih mengundurkan diri dari daftar penerima bansos mulai tahun ini. Hal ini karena ia telah mampu dan sejahtera secara ekonomi. Sebelumnya ia masuk dalam daftar penerima bansos sejak tahun 2013. Dari pengunduran diri tersebut sehingga rumahnya tidak jadi ditempeli stiker miskin. (Lia)

BERITA REKOMENDASI