Agar Tak ‘Ndeso’, Pedagang Pasar Tradisional Diajari Jualan Online

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pedagang pasar tradisional didorong untuk memanfaatkan teknologi melakukan peralihan sistem perdagangan dari manual ke online. Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo akan melibatkan mereka dan memberi wadah dengan melibatkan salah satu situs jual beli online. Untuk meraikan perdagangan di pasar tradisional juga dilakukan sejumlah terobosan termasuk kegiatan yang melibatkan peserta massal.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Jumat (9/8/2019) mengatakan, sejumlah terobosan telah dilakukan untuk meramaikan pasar tradisional dan meningkatkan kesejahteraan pedagang. Kegiatan tersebut seperti membuka kuliner malam, olahraga bersama dan berbagai lomba pada sejumlah kesempatan. Terdekat usaha lain yang akan dilakukan yakni dengan menggelar arisan pedagang dan pelatihan sistem perdagangan online.

Khusus untuk online para pedagang telah mendapatkan sosialisasi dari petugas. Mereka nantinya akan diberi pelatihan secara khusus untuk meningkatkan usaha perdagangan dengan beralih dari manual ke online.

Pelatihan akan dilakukan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo dengan melibatkan salah satu situs jual beli online. Pedagang juga akan dilibatkan dalam setiap kegiatan termasuk pameran disejumlah tempat.

“Konsep kedepan pedagang pasar tradisional tetap berjualan di dalam pasar tapi transaksi perdaganganya tidak hanya manual tapi online,” ujarnya.

Peralihan sistem perdagangan dari manual ke online mendapat respon baik dari pedagang. Sebab kondisi sekarang mengikuti perkembangan zaman dimana kegiatan perdagangan barang sudah memanfaatkan kecanggihan teknologi.

“Pelatihan kepada pedagang dilakukan secara bertahap. Sebab ada pedagang yang langsung paham dan menguasai tapi bagi sebagian pedagang khususnya yang sudah tua mereka sulit dan harus diberi pendampingan oleh petugas pasar,” lanjutnya.

Sutarmo mengatakan, tidak ada masalah dari pedagang apabila nanti menerapkan sistem perdagangan online. Sebab sekarang sudah banyak situs jual beli online yang menawarkan jasa tersebut.

“Pedagang pasar tradisional sudah kompak untuk meramaikan pasar dengan berbagai kegiatan. Termasuk kedepan transaksi jual beli dilakukan secara online,” lanjutnya.

Lurah Pasar Ir Soekarno Sukoharjo Widadi Nugroho mengatakan, pihak pengelola Pasar Ir Soekarno Sukoharjo terus melakukan usaha untuk meramaikan pasar tradisional. Setelah sebelumnya membuka kuliner malam, lomba menyanyi, kerja bakti dan sekarang digelar jalan sehat bersama. Kegiatan diikuti seratusan pedagang dan masyarakat sekitar.

“Kondisi di Pasar Ir Soekarno Sukoharjo sudah semakin ramai sekarang banyak kegiatan. Kedepan termasuk mengikuti program dari dinas berkaitan dengan perdagangan online,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI