Akhir April, OPD di Karanganyar Wajib Tanda Tangan Digital

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Sukoharjo sudah menerapkan tanda tangan digital dalam pelaksanaan tugas termasuk pelayanan pada masyarakat terhitung Januari – Maret 2019. Diharapkan hingga akhir April tahun 2019 ini semua OPD sudah menerapkan semua. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari pemenuhan aturan kegiatan pemerintah dari manual ke elektronik sekaligus mempermudah pelayanan masyarakat.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Sukoharjo Suyamto, Minggu (24/3) mengatakan, tanda tangan digital sudah diterapkan sedikitnya di tiga OPD. Mereka yakni, di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang menerapkanya sejak Januari 2019. Selain itu masih ada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Komunikasi dan Informatika baru menggunakannya Maret ini.

Dalam penerapannya ketiga OPD sudah mendapatkan pembekalan resmi dari Pemkab Sukoharjo. Seperti pelatihan soal aturan atau regulasi dan juga kepada sumber daya manusianya. 

Pada awal diterapkan belum ada temuan kendala berarti yang bisa menyebabkan gangguan kerja dan pelayanan pada masyarakat. Namun ada sedikit catatan berkaitan dengan keberadaan server atau jaringan internet karena rawan error. Kondisi tersebut sudah diantisipasi oleh Pemkab Sukoharjo dengan meminta pada masing masing pimpinan OPD untuk rutin melakukan perawatan dan pemeliharaan jaringan sistem internet.

"Januari – Maret ada tiga OPD menerapkan tanda tangan digital dalam kerja dan pelayanan pada masyarakat. Sedangkan OPD lain kami harap bisa menerapkan hingga akhir April nanti," ujarnya.

Suyamto menjelaskan, secara teknis untuk bisa menerapkan tanda tangan digital maka OPD wajib memiliki aplikasi email resmi pemerintah yakni berupa go.id. Artinya, email tersebut di kelola oleh Kominfo dan tidak dimiliki perorangan. Dengan demikian saat memberikan pelayanan pada masyarakat bisa dipertanggungjawabkan.

"OPD membuat email resmi pemerintah dan dibuatkan Kominfo. Selanjutnya akan dibuatkan email untuk kepala atau pimpinan OPD. Kepala atau pimpinan OPD itu kemudian baru bisa menerapkan tanda tangan digital," lanjutnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sukoharjo Suryanto mengatakan, Pemkab Sukoharjo secara resmi sudah melakukan persiapan berkaitan dengan penerapan penggunaan tanda tangan elektronik. Sosialisasi juga telah dilaksanakan dengan materi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) dengan diikuti oleh semua kepala atau pimpinan OPD. Kehadiran mereka diharapkan bisa memberikan informasi berkaitan dengan perubahan sistem. Sebab kedepan tanda tangan manual sudah tidak diperlukan lagi dan diganti dengan tanda tangan elektronik. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI