Akhir September Capaian Vaksinasi Ditarget 50 Persen

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Capaian vaksinasi virus Corona di Kabupaten Sukoharjo terus mengalami kenaikan sekarang sudah 44 persen. Pemkab Sukoharjo hingga akhir September ini memasang target mencapai 50 persen. Harapannya dengan angka tersebut status bisa turun dari sebelumnya level 3 menjadi level 2 atau level 1.

“Begitu ada pengiriman vaksin dan kami terima maka langsung digunakan. Vaksinasi virus Corona massal terus diberikan pada masyarakat. Sasarannya semua sesuai ketentuan pemerintah pusat termasuk pelajar,” ujar Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Rabu (22/09/2021).

Etik menambahkan, salah satu kegiatan vaksinasi virus Corona seperti dilakukan oleh Kwarcab Pramuka Sukoharjo dengan sasaran 2.500 dosis. Kegiatan digelar di pendapa Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo. Dalam kegiatan tersebut antusias masyarakat sangat tinggi dengan mendatangi lokasi vaksinasi.

Dalam pelaksanaan vaksinasi virus Corona sempat terjadi antrean dan penumpukan peserta. Meski demikian hal itu dalam ditangani petugas dengan melakukan penguraian agar tidak terjadi kerumunan massa.

Pelaksanaan vaksinasi virus Corona dengan sasaran pelajar ini petugas juga menemukan banyak keluarga pengantar. Para pelajar atau sasaran peserta vaksinasi virus Corona tidak datang sendiri melainkan diantar rombongan keluarga. Hal ini berdampak pada banyaknya orang mengantre disekitar pendapa GSP.

Etik Suryani meminta pada pelajar yang sudah menerima vaksin virus Corona untuk tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Sebab pandemi virus Corona masih terjadi dan diharapkan tidak ada lagi penyebaran kasus virus Corona lagi.

“Tetap memakai masker, jangan telah menerima vaksin virus Corona justru abai dan terjadi penyebaran virus Corona,” lanjutnya.

Ketua Kwarcab Sukoharjo Agus Santosa mengatakan, pelaksanaan vaksinasi virus Corona dalam program Pramuka Peduli Vaksinasi Virus Corona tersebut bekerjasama dengan Halodoc. Proses pendaftaran dilakukan pengaturan jadwal kedatangan melalui aplikasi. Namun yang terjadi kedatangan peserta vaksinasi banyak diluar jadwal dan ikut antrean sehingga sempat terjadi penumpukan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI