Akumulasi Kasus Positif Virus Corona Aktif di Sukoharjo Tersebar di 12 Kecamatan

Perkembangan data tersebut diketahui ada 243 kasus positif virus Corona aktif tersebar di 12 kecamatan. Sebaran kasus positif virus Corona terbanyak berada di Kecamatan Kartasura sebanyak 56 kasus, Kecamatan Sukoharjo 36 kasus, Kecamatan Tawangsari 25 kasus, Kecamatan Bulu 22 kasus dan Kecamatan Polokarto 20 kasus.

“Pandemi virus Corona masih terjadi di Kabupaten Sukoharjo dan terus dilakukan penanganan. Sudah ada perkembangan baik dimana status zona oranye atau tingkat risiko penularan virus Corona sedang masih berlanjut. Kedepan diharapkan kasus terus turun dan zona segera hijau,” ujarnya.

Secara akumulasi kasus positif virus Corona di 12 kecamatan terbanyak di Kecamatan Kartasura dengan 904 kasus, kemudian disusul Kecamatan Baki 743 kasus, Kecamatan Grogol 745 kasus, dan Kecamatan Mojolaban 694 kasus. Semua kasus disetiap kecamatan telah mendapatkan penanganan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo bersiap memperketat kembali pengawasan hingga tingkat RT/RW khususnya terhadap pendatang. Sebab kejadian kenaikan kasus virus Corona pada Lebaran tahun lalu akibat banyaknya pemudik datang menjadi pelajaran berharga dan tidak akan memberi kelonggaran lagi. Status Kabupaten Sukoharjo sekarang masih zona oranye atau tingkat risiko penularan virus corona sedang dan tidak ingin kembali naik menjadi zona merah atau tingkat risiko tinggi.

Yunia Wahdiyati mengatakan, sudah ada aturan tegas berupa kebijakan dari pemerintah pusat terkait larangan mudik Lebaran. Kebijakan tersebut sekarang sedang disosialisasikan kesemua pihak termasuk melibatkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo.

BERITA REKOMENDASI