Akumulasi Positif Virus Corona di Sukoharjo 858 Kasus

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Akumulasi kasus positif virus corona di Sukoharjo sebanyak 858 kasus. Sebanyak 110 kasus diantaranya merupakan kasus positif virus corona aktif dengan status isolasi mandiri, rawat inap dan isolasi mandiri di rumah sehat di wilayah Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo. Sedangkan sisa akumulasi lainnya merupakan 42 kasus meninggal dunia dan 706 kasus sembuh dan selesai menjalani isolasi mandiri.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Sabtu (17/10/2020), mengatakan, penambahan akumulasi kasus terjadi pada semua status kasus positif virus corona. Seperti pada kasus meninggal dunia dimana sebelumnya hanya ada 39 kasus, kemudian meningkat menjadi 41 kasus dan sekarang terakumulasi 42 kasus. Hal sama juga terjadi pada kasus isolasi mandiri di rumah sehat dari sebelumnya hanya 3 kasus naik menjadi 5 kasus.

Penambahan akumulasi kasus positif virus corona terjadi karena keluarnya hasil tes swab. Setelah diketahui positif virus corona maka langsung dilakukan penanganan baik rawat inap, isolasi mandiri di rumah maupun isolasi mandiri di rumah sehat di Mandan, Sukoharjo.

“Akumulasi kasus positif virus corona di Sukoharjo sekarang menjadi 858 kasus. Ada penambahan kasus setelah hasil tes swab keluar,” ujarnya.

Kasus positif virus corona bertambah mengingat banyaknya kontak erat dan suspek yang masih ditangani petugas. Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui, akumulasi kontak erat sebanyak 3.128 kasus. Rinciannya, 58 kasus baru, 1.398 kasus isolasi mandiri, 3.070 kasus lama, dan 1.730 kasus selesai pemantauan.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo masih memantau perkembangan 1.398 kasus kontak erat yang menjalani isolasi mandiri. Sebab mereka juga sudah menjalani rapid test maupun tes swab. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka apakah tertular virus corona atau tidak.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui untuk akumulasi suspek sebanyak 840 kasus. Rinciannya, 9 kasus isolasi mandiri, 772 kasus selesai pemantauan, 43 kasus rawat inap, 16 kasus meninggal dan 328 kasus swab negatif.

“Untuk suspek masih ada pemantauan perkembangan terhadap 43 kasus rawat inap dan 9 kasus isolasi mandiri. Kondisi kesehatan mereka masih terus dipantau,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI