Ambil Tas Prajurit TNI, Bapak dan Anak Ditangkap

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Nasib apes dialami pria berinisial S (65) dan I (40) warga Gayamsari Semarang Jawa Tengah. Dua pria tersebut diamankan Team Sapu Jagad Sat Reskrim Polres Boyolali karena mengambil barang milik anggota TNI yang terjatuh di exit gerbang tol Boyolali.

Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond melalui Kaur Bin Ops (KBO) sekaligus Kepala Team Sapu Jagad Polres Boyolali, Iptu Wikan Sri Kadiyono mengatakan kejadian itu terjadi pada Kamis (11/03/2021) dimana korban saat itu dalam perjalanan dari Depok Jawa Barat menuju Yogya melewati exit tol Boyolali. Di situ korban hendak membayar menggunakan E-Tol akan tetapi kaca pintu jendela sedang mengalami trobel lalu ia turun dari mobilnya tanpa sadar barang berharga milik korban terjatuh lalu pergi.

“Atas kejadian itu korban pada Minggu (14/03/2021) melaporkan kejadian tersebut ke Polres Boyolali, dari laporan tersebut Team Sapu Jagad melakukan penyelidikan dan mendapatkan petunjuk dari CCTV di lokasi kejadian siapa yang mengambil barang tersebut mengarah kepada kedua pelaku. Setelah itu, kita kembangkan mengarah kedua pelaku yang merupakan bapak dan anak yang bekerja sebagai sopir truk pasir,” ujar Iptu Wikan, Senin (29/03/2021) kemarin.

Pelaku berhasil di amankan di daerah Semarang. Dari hasil penangkapan Team Sapu Jagad mengamankan barang bukti berupa uang dan surat-surat penting.

“Dari hasil penangkapan pelaku pada Sabtu (20/03/2021) petugas juga mengankan sebuah truk pasir yang digunakan sebagai sarana, kini pelaku sudah diamankan di Mapolres Boyolali,” tambahnya.

Wikan menambahkan, jika ada orang menemukan barang yang bukan miliknya, selazimnya ada upaya untuk mengembalikan kepada si pemilik. Namun hal itu tidak dilakukan oleh pelaku sehingga polisi memprosesnya secara hukum.

Di sisi lain, dari sisi hukum pidana tindakan mengambil barang yang ditemukan di tengah jalan di suatu tempat umum untuk dimiliki bisa dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Sementara, dari pengakuan pelaku berinisial I (40) setelah menemukan tas tersebut ditaruh dibelakang jok. Dalam perjalanan tas tersebut dibuka berisi uang dan surat berharga.

“Jadi, sampai di gerbang tol pada saat itu saya sedang tidur lalu bapak saya membangunkan saya bilang kalau ada tas. Sewaktu perjalan tas tersebut saya buka lalu uang saya bagi dengan bapak saya untuk keperluan sehari-hari,” ungkapnya. (*_1/Sit)

BERITA REKOMENDASI