Anak-anak Belum Jadi Sasaran Vaksinasi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Warga dibawah usia produktif atau 18 tahun kebawah belum menjadi sasaran vaksinasi virus Corona. Artinya anak anak sekolah pada usia tersebut belum akan menerima vaksin virus Corona. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo akan memperketat pengawasan terkait protokol kesehatan saat uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah jenjang SMP, SMA, SMK dan MA.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Kamis (25/03/2021) mengatakan, sasaran vaksinasi virus Corona dilakukan sesuai kebijakan langsung dari pemerintah pusat. Sasaran tersebut tidak termasuk warga dibawah usia produktif atau dibawah 18 tahun.

Pemberian vaksin virus Corona terhadap warga dengan usia 18-59 tahun ke atas dan termasuk lanjut usia (lansia) dilakukan setelah melihat hasil uji klinis. Sedangkan uji klinis vaksin virus Corona terhadap warga berusia 18 tahun ke bawah belum dilakukan.

“Anak anak dibawah usia produktif atau dibawah 18 tahun belum menjadi sasaran vaksinasi virus Corona dan belum terjadwal mengikuti vaksinasi virus Corona. Sasaran vaksinasi virus Corona sesuai kebijakan pemerintah pusat dilakukan terhadap warga berusia produktif 18-59 tahun dan lansia setelah ada hasil uji klinis,” ujarnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo melaksanakan vaksinasi virus Corona dengan mendasarkan aturan dari pemerintah pusat. Sebab Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan kebijakan terkait siapa saja sasaran vaksinasi virus Corona diberikan kepada kalangan yang sudah diuji klinis dan dinyatakan aman.

Tahapan dan jadwal pelaksanaan vaksinasi virus Corona dikatakan Yunia juga diberikan langsung oleh Kementerian Kesehatan dan anak anak belum termasuk didalamnya. “Persiapan uji coba PTM terus dilakukan dan akan dijalankan 5 April nanti. Terkait hal ini kami minta keluarga mendisiplinkan anak anak patuh pada protokol kesehatan saat akan sekolah,” lanjutnya.

Yunia Wahdiyati mengatakan, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo terkait uji coba PTM di sekolah ditengah pandemi virus Corona. Hal itu dilakukan setelah ada surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menindaklanjuti kebijakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Koordinasi dilakukan dengan kajian bersama DKK, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo. Materi kajian berkaitan dengan sekolah mana yang akan menerapkan uji coba PTM.

Sesuai kebijakan gubernur sekolah yang akan memulai uji coba PTM merupakan SMP, SMA/SMK sederajat. Sedangkan untuk PAUD, TK dan SD belum melaksanakan pada tahap awal uji coba PTM ini.

Hasilnya kemudian ditunjuk empat sekolah di Sukoharjo sebagai tahap awal memulai uji coba PTM ditengah pandemi virus Corona. Keempatnya yakni SMPN 1 Sukoharjo, SMAN 1 Sukoharjo, SMKN 1 Sukoharjo dan MAN 1 Sukoharjo. Usai penunjukan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pengecekan kesiapan pihak sekolah mulai sarana dan prasarana wajib mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona. (Mam)

BERITA REKOMENDASI