Anggota Kodim Klaten Test Urine

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN (KRJOGJA.com) – Sebanyak 150 anggota Kodim 0723 /Klaten mengikuti sosialisasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN), di aula Kodim setempat Senin (19/3). Dari jumlah tersebut, 40 diantaranya langsung mengikuti test urine. Usai sosialisasi, juga dilakukan deklarasi bersama anti hoax, oleh anggota Kodim dan anggota Sat Narkoba Polres Klaten.

Kasdim Mayor Inf. Sapto Budi didampingi Pasi Intel Lettu Suparno mengemukakan, setiap tiga bulan sekali dilakukan test urine untuk anggota. Hal itu untuk pengawasan melekat dan deteksi sedini mungkin agar tidak ada anggota yang terlibat pada masalah penyalahgunaan narkotika. 

Kasdim dan Pasi Intel lebih lanjut menjelaskan, sampai saat ini belum pernah ditemukan adanya anggota Kodim 0723 /Klaten yang terindikasi memakai narkoba. 

"Kami lakukan test urine setiap tri wulan sekali. Kalau untuk tri wulan pertama tahun 2018 ada dua kegiatan sekaligus, yakni sosialisasi dan test urine. Untuk tri wulan kedua nanti khusus test urine saja, " kata Kasdim. 

Dengan adanya sosialisasi tersebut, diharapkan setiap anggota Kodim Klaten selalu ingat agar tidak coba – coba dengan narkoba. 

Selain itu dengan mendapatkan pengetahuan tentang narkoba, bahaya dan pencegahannya, diharapkan para anggota Kodim 0723 Klaten juga lebih meningkatkan peran dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba tersebut. 

"Tahun 2016, kami juga pernah merangkap pelaku pengedar narkoba. Selanjutnya kami serahkan ke Sat Narkoba Polres Klaten, " jelas Kasdim pula. 

Pemateri sosialisasi, Kasat Narkoba Polres Klaten, AKP Munawar menjelaskan tentang berbagai modus baru penyelundupan narkoba ke Indonesia, dan juga modus modus peredaran di masyarakat. Untuk tahun 2018, Polres Klaten telah berhasil mengungkap 17 kasus penyalahgunaan narkotika. Menangkap sebanyak 16 tersangka, salah seorang diantaranya adalah pelajar.

Di sisi lain, deklarasi anti hoax dilakukan bersama antara anggota Kodim dan anggota Polres, antara lain untuk menangkal berita-berita atau informasi palsu yan bisa mengadu domba dan memecah belah persatuan dan kesatuan. (Sit)

BERITA REKOMENDASI