Angka Kesembuhan Capai Pasien Covid di Sukoharjo 90,9 Persen

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Akumulasi kasus positif virus Corona di Kabupaten Sukoharjo per 26 Desember 2021 sebanyak 16.271 kasus. Sebanyak 1.379 kasus diantaranya meninggal dunia. Dibandingkan dengan minggu sebelumnya angka kematian tetap yaitu pada angka 9,0 persen. Secara absolut tidak ada penambahan kasus kematian positif virus Corona pada Minggu ini. Dibanding Minggu sebelumnya angka kesembuhan tetap yaitu pada angka 90,9 persen.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Selasa (28/12) mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo mencatat kasus positif virus Corona dengan gejala, jumlah ditemukan sebanyak 10.958 kasus atau bertambah 2 kasus, jumlah kasus aktif 9 kasus terdiri dari rawat inap 7 kasus dan isolasi mandiri 2 kasus. Jumlah meninggal dunia 1.379 kasus dan jumlah sembuh 9.570 kasus.

Kasus positif virus Corona tanpa gejala, jumlah ditemukan 4.298 kasus atau bertambah 1 kasus, jumlah kasus aktif 3 kasus yang semuanya menjalani isolasi mandiri. Jumlah sembuh tercatat ada 4.295 kasus.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo juga mencatat data suspek jumlah ditemukan 1.015, jumlah kasus aktif 3 kasus yang semuanya menjalani rawat inap. Jumlah meninggal dunia 28 kasus, jumlah selesai isolasi 984 kasus. Bukan virus Corona sebanyak 795 kasus dengan rincian, jumlah hasil swab negatif 785 kasus dan jumlah dengan diagnosa akhir penyakit lain 10 kasus.

Kontak erat jumlah ditemukan sebanyak 27.128 kasus, isolasi mandiri 199 kasus dan selesai pemantauan 26.929 kasus. “Akumulasi kasus positif virus Corona di Kabupaten Sukoharjo per 26 Desember 2021 sebanyak 16.271 kasus,” ujarnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo mencatat berdasarkan umur rata-rata kasus virus Corona berusia dewasa atau produktif yaitu berumur 40,47 tahun dengan usia termuda pada bayi baru lahir dan usia tertua 100 tahun. Berdasarkan kelompok umur tertinggi pada usia dewasa 26-59 tahun sebanyak 9.414 orang atau 61,7 persen, sedangkan pada usia rawan ada 73 kasus pada bayi atau 0,5 persen, 336 kasus balita atau 2,2 persen, 993 kasus anak-anak atau 6,5 persen dan 2.314 kasus lansia atau 15,2 persen.

BERITA REKOMENDASI