Angka Kesembuhan Covid-19 di Sukoharjo 86,2 Persen

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo mencatat angka kesembuhan kasus virus Corona di Kabupaten Sukoharjo per 5 September 2021 sebesar 86,2 persen. Sedangkan angka konfirmasi positif virus Corona aktif 4,5 persen dan angka kematian 9,4 persen. Secara keseluruhan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo jumlah kasus kumulatif virus Corona sampai dengan 5 September 2021 yang berdomisili di Kabupaten Sukoharjo sebanyak 14.784 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Rabu (08/09/2021) mengatakan berdasar data tersebut diketahui angka kesembuhan tertinggi di Kecamatan Mojolaban sebanyak 92,7 persen. Sedangkan tiga kecamatan dengan angka kesembuhan tertinggi berikutnya Kecamatan Baki sebanyak 90,21 persen, Kecamatan Nguter 88,06 persen dan Kecamatan Weru 86,58 persen.

Sedangkan angka kematian tertinggi di Kecamatan Gatak sebanyak 17,19 persen, disusul kemudian Kecamatan Bendosari 12,09 persen, Kecamatan Polokarto 12,07 persen dan Kecamatan Grogol 11,70 persen.

Jumlah kasus positif virus Corona aktif terbanyak di Kecamatan Kartasura sebanyak 141 kasus. Tiga kecamatan terbanyak lainnya, Kecamatan Grogol 87 kasus, Kecamatan Gatak 63 kasus dan Kecamatan Polokarto 48 kasus. Jumlah kumulatif kasus positif virus Corona terbanyak di Kecamatan Kartasura 2.039 kasus, Kecamatan Mojolaban 1.938 kasus, Kecamatan Grogol 1.650 kasus, Kecamatan Baki 1.644 kasus.

“Dibandingkan dengan minggu sebelumnya angka kematian naik 0,4 persen yaitu pada angka 9,4 persen. Secara absolut kematian bertambah 99 kasus terkonfirmasi pada minggu ini. Dilihat dari angka kesembuhan mengalami penurunan dibanding minggu sebelumnya yaitu pada angka 86,6 persen,” lanjutnya.

Yunia melanjutkan, jumlah kasus kumulatif virus Corona sampai dengan 5 September 2021 yang berdomisili di Kabupaten Sukoharjo sebanyak 14.784 kasus. Rinciannya, konfirmasi positif virus Corona dengan gejala jumlah ditemukan 9.829 kasus atau bertambah 432 kasus, jumlah kasus aktif 546 kasus terdiri dari rawat inap 118 kasus, isolasi mandiri 402 kasus, rumah terpusat 26 kasus. Jumlah meninggal 1.289 kasus atau bertambah 99 kasus. (Mam)

BERITA REKOMENDASI