Angka Sembuh Virus Corona Terus Meningkat

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Angka sembuh dan selesai isolasi mandiri virus corona di Sukoharjo terus naik terakumulasi 961 kasus. Kondisi tersebut sebanding dengan penurunan status zona dari merah menjadi oranye. Sedangkan secara akumulasi keseluruhan ada 1.337 kasus positif virus corona di Sukoharjo.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Senin (16/11/2020) mengatakan angka kasus sembuh sebelumnya hanya 945 kasus dan sekarang naik menjadi 961 kasus. Kenaikan terjadi mengingat kasus positif virus corona sebelumnya yang diderita pasien dapat sembuh dan mereka selesai menjalani isolasi mandiri.

Keberhasilan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo juga dilakukan terkait penanganan tiga kasus positif virus corona yang sempat menjalani isolasi mandiri di rumah sehat di wilayah Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo. Mereka semuanya sekarang sudah keluar dan tidak lagi menjalani isolasi mandiri.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo juga mencatat angka kasus meninggal dunia masih tetap 68 kasus dan tidak terjadi kenaikan. Selain itu juga untuk kasus isolasi mandiri di rumah pribadi dan rawat inap di rumah sakit juga menurun.

Kondisi tersebut membuat terjadinya penurunan status zona dari merah atau tinggi ke oranye atau sedang. Penurunan status zona diharapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo bisa terjadi terjadi hingga dinyatakan Sukoharjo bebas dari penularan virus corona.

“Angka sembuh dan selesai isolasi mandiri terus naik, angka meninggal stabil dan angka kasus isolasi mandiri dan rawat inap turun,” ujarnya.

Yunia menjelaskan, akumulasi kasus positif virus corona di Sukoharjo sekarang 1.337 kasus. Rinciannya, 216 kasus isolasi mandiri, 92 kasus rawat inap, 0 kasus isolasi mandiri di rumah sehat, 961 kasus sembuh dan selesai isolasi mandiri dan 68 kasus meninggal dunia.

Penurunan juga dilihat dari angka kasus positif virus corona dari sebelumnya 313 kasus menjadi 308 kasus. Mereka sekarang masih menjalani isolasi mandiri di rumah dan rawat inap di rumah sakit.

Yunia merinci, dari akumulasi 1.337 kasus sebanyak 515 kasus diantaranya disertai gejala, rinciannya 68 kasus meninggal, 0 kasus isolasi mandiri di rumah sehat, 27 kasus isolasi mandiri di rumah, 92 kasus rawat inap, 328 kasus sembuh. Selain itu ada 822 kasus tanpa gejala, rinciannya, 0 kasus meninggal, 0 kasus isolasi mandiri di rumah sehat, 189 kasus isolasi mandiri, 0 kasus rawat inap, 633 kasus sembuh. (Mam)

BERITA REKOMENDASI