Animo Masyarakat Beli Bahan Pokok Pasar Murah Tinggi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Animo masyarakat datang ke pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo dan Bulog tinggi. Kegiatan digelar dengan menyediakan kebutuhan bahan pokok pangan murah. Salah satunya gula pasir yang diharapkan harganya segera stabil. Tingginya animo masyarakat membuat kegiatan pasar murah diperpanjang dengan menyasar disemua kecamatan.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Rabu (13/05/2020) mengatakan, kegiatan pasar murah bersama Bulog terus digelar dan akan diperpanjang hingga menyasar ke semua kecamatan. Sasaran pasar murah yakni di pasar tradisional dengan menyasar masyarakat sekitar.

Sejumlah bahan kebutuhan pokok pangan dijual murah. Salah satunya gula pasir mengingat sebelumnya harganya sangat tinggi mencapai Rp 19 ribu per kilogram dari harga normal Rp 11 ribu per kilogram.

Pada pelaksanaan pasar murah di awal kegiatan sekarang Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo menilai animo masyarakat sangat tinggi. Hal itu dilihat disetiap kali kegiatan dimana pasar murah diserbu pembeli.

Para pembeli yang datang mereka wajib mengikuti aturan sesuai protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona. Masyarakat wajib memakai masker, jaga jarak dan memakai hand sanitizer. Selain itu aturan tidak kalah penting yakni pembatasan jumlah barang pembelian untuk mencegah aksi borong.

“Pasar murah bersama Bulog rencananya akan selesai pada 19 Mei tapi akan ditambah di pasar tradisional lain seperti di Pasar Kartasura 20 Mei nanti,” ujarnya.

Tingginya animo masyarakat ini salah satunya karena harga jual untuk gula pasir, beras dan minyak goreng sesuai Harga Eceren Tertinggi (HET) sehingga lebih murah dari harga pasaran. Harga untuk beras premium kemasan 5 kilogram Rp 52.000, gula pasir Rp 12.500,00 per kilogram, dan minyak goreng Rp 12.000 per liter.

Wakil Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta, Andes Masyiri mengatakan, pasar murah tersebut dilakukan untuk mengendalikan harga khususnya gula pasir. Pengendalian dilakukan mengingat stok barang terbatas dan harga gula pasir tinggi dipasaran.

“Animo masyarakat Sukoharjo membeli bahan pokok di pasar murah tinggi. Setiap kegiatan selalu ramai,” ujarnya. (Mam)

 

 

BERITA REKOMENDASI