Antisipasi Calo, Pemkab Sukoharjo Bentuk Posko

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo membuka posko pelaksanaan rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2019. Tempat tersebut bisa dijadikan rujukan bagi pendaftar untuk mendapatkan informasi mengenai proses rekrutmen. Petugas meminta pada masyarakat agar tidak terjebak oknum yang bisa menjanjikan diterima sebagai ASN.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa, Senin (25/11) mengatakan, posko ditempatkan di kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sukoharjo. Posko dikoordinasi sepenuhnya oleh BKPP dengan menempatkan petugas. Para petugas tersebut bekerja melakukan persiapan pelaksanaan rekrutmen CASN hingga tahapan lain. Termasuk diantaranya memberikan informasi pada masyarakat yang datang.

Pemkab Sukoharjo sengaja membuat posko setiap tahun sebagai bentuk persiapan rekrutmen CASN. Sebab ada banyak kebutuhan tahapan yang harus dilaksanakan. “Posko ini tidak sekedar mempersiapkan pelaksanana namun juga memberikan informasi ke masyarakat. Salah satu tugas pentingnya yakni berkaitan dengan sosialisasi kewaspadaan terhadap oknum calon,” ujarnya.

Kewaspadaan tersebut menjadi prioritas sebagai bentuk pencegahan munculnya korban. Masyarakat diminta tidak terpancing ulah oknum yang bisa menjanjikan seseorang lolos CASN dan menjadi ASN.

“Belum ada temuan oknum calo tapi petugas tetap kami minta waspada. Termasuk masyarakat jangan mudah percaya sebab semua proses seleksi CASN dilakukan melalui online komputer,” lanjutnya.

Kabid Mutasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sukoharjo Ahmad Fajar Romdhoni mengatakan, jumlah pendaftar rekrutmen CASN hingga Minggu (24/11) atau sehari sebelum ditutup berhasil mencapai rekor tertinggi di Sukoharjo. Sebab data terakhir yang masuk hingga Minggu (24/11) siang diketahui ada 9.136 orang sudah mengisi formulir. Dari jumlah tersebut sebanyak 7.082 orang sudah melakukan submit dan menyerahkan berkas. (Mam)

BERITA REKOMENDASI