Antisipasi Penyebaran Omicron, Pengawasan Tenaga Kerja Asing Diperketat

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Tenaga kerja asing dan pelaku perjalanan dari luar negeri yang masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo menjadi prioritas utama pengawasan sebagai antisipasi penyebaran virus Corona varian Omicron. Pengetatan dilakukan berupa rapid test antigen dan karantina selama lima hari. Protokol kesehatan tersebut wajib dipatuhi berdasarkan kebijakan dari pemerintah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Minggu (9/1/2021) mengatakan, pengetatan pengawasan terhadap pendatang sudah dilakukan dengan melibatkan banyak pihak. Namun demikian ada skala prioritas yang dilakukan dalam pengetatan terhadap pendatang dengan sasaran tenaga kerja asing dan pelaku perjalanan dari luar negeri. Hal ini sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus Corona varian baru Omicron.

Dalam pengetatan tersebut semua tenaga kerja asing dan pelaku perjalanan dari luar negeri wajib menjalani protokol kesehatan secara ketat berupa rapid test antigen dan karantina mandiri selama lima hari. Selama proses tersebut mereka akan mendapat pengawasan ketat dari petugas.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo memperketat pengawasan tersebut mengingat karakteristik Kabupaten Sukoharjo memiliki banyak industri dimana mempekerjakan tenaga kerja asing. Selain itu juga potensi masyarakat Sukoharjo pergi ke luar negeri karena beberapa kepentingan.

“Pendatang antar daerah khususnya di Indonesia sudah diperketat di Sukoharjo. Tapi yang lebih penting dan prioritas pengawasan yakni tenaga kerja asing dan pelaku perjalanan dari luar negeri. Pengetatan tetap kami lakukan disemua lini sebagai antisipasi penyebaran virus Corona, termasuk varian baru Omicron,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI