Antisipasi Penyebaran Omicron, Pengawasan Tenaga Kerja Asing Diperketat

Yunia menjelaskan, pengetatan pengawasan sebenarnya sudah dilakukan pemerintah baik ditingkat pusat maupun provinsi terhadap tenaga kerja asing dan pelaku perjalanan dari luar negeri. Sebab mereka yang akan masuk ke Indonesia melalui bandara sudah mendapat pemeriksaan secara ketat oleh petugas. Hal ini juga sebagai antisipasi penyebaran virus Corona varian Omicron.

Meski demikian, sistem pengetatan pengawasan juga dilakukan di daerah. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo akan melakukan pemeriksaan terhadap pendatang saat masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo.

“Tidak boleh lengah, tidak boleh abai. Tetap pengawasan diperketat dan protokol kesehatan dipatuhi. Kasus virus Corona di Kabupaten Sukoharjo tidak boleh naik lagi dan antisipasi terus dilakukan agar varian Omicron tidak masuk,” lanjutnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo untuk mendukung pengawasan terhadap tenaga kerja asing dan pelaku perjalanan dari luar negeri, juga dilibatkan pihak terkait. Keterlibatan tersebut diharapkan sangat membantu menekan terjadinya pelanggaran.

“Ada keterlibatan pihak terkait dalam membantu pengawasan tenaga kerja asing. Sebab mereka berada dibeberapa industri dan pelaku usaha di Sukoharjo,” lanjutnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo juga terus mengingatkan pada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Pemakaian masker wajib dilakukan saat beraktivitas diluar rumah, selain itu juga menghindari kerumunan, mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir.

“Protokol kesehatan tetap wajib dipatuhi. Penurunan kasus virus Corona jangan membuat masyarakat melupakan protokol kesehatan dan rawan berdampak pada peningkatan kasus lagi,” lanjutnya.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, mengatakan, Pemkab Sukoharjo terus melakukan pengetatan pengawasan terhadap mobilitas masyarakat sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat berkaitan dengan antisipasi penyebaran virus Corona termasuk varian baru Omicron. Pencegahan dilakukan dengan melibatkan camat, kepala desa, lurah hingga pengurus RT/RW.

BERITA REKOMENDASI