Atasi Banjir, Dua Jembatan Citywalk Jalan Jenderal Sudirman Diperlebar

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dua buah jembatan di citywalk di Jalan Jenderal Sudirman Sukoharjo dibangun ulang. Pembangunan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo untuk mengantisipasi banjir. Sebab kondisi jembatan sebelumnya menyempit dan diperlebar sesuai ukuran saluran.

Salah satu warga Dompilan, Sidorejo, Bendosari, Sarwidi, Kamis (28/9/2017) mengatakan, langkah Pemkab Sukoharjo melakukan pembangunan ulang dua buah jembatan sudah tepat. Sebab jembatan sebelumnya dibangun oleh warga dengan bangunan tidak sesuai aturan.  

“Jembatan menyempit dan mempengaruhi aliran air pada saluran di bawah citywalak. Kalau dibiarkan dikhawatirkan bisa menjadi biang masalah banjir,” ujar Sarwidi.

Sarwidi mengatakan, sepengetahuannya posisi jembatan lama berukuran lebar 3 meter dan akan diperlebar menjadi 7 meter sesuai ukuran saluran. Proses pembangunan jembatan sudah dilakukan sejak awal September lalu.

“Pembongkaran jembatan lama sudah selesai dan sekarang mulai dilaksanakan pembangunan mulai dari pondasi,” lanjutnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo Suraji saat dikonfirmasi membenarkan pembangunan dua unit jembatan. Total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 200 juta untuk membangun dua jembatan.

“Dulu baru dilakukan pembangunan citywalk dan sudah selesai. Jembatan itu dibangun oleh warga dan tidak sesuai ketentuan. Jadi dibongkar dan dibangun ulang sekarang oleh Pemkab Sukoharjo,” ujar Suraji.

Proses pembangunan dua jembatan dimulai sejak awal September dan ditarget selesai Desember. Pembangunan jembatan dilakukan dengan diawali pembongkaran dan kemudian dibangun ulang.

“Posisi jembatan yang dibangun warga menyempit dan sekarang dibangun ulang dengan lebar sesuai ukuran saluran,” lanjutnya.

Suraji mengatakan, pelebaran dilakukan dengan ukuran sekitar 6 meter sampai 7 meter. Kondisi jembatan yang lebar membuat aliran air menjadi lancar.

Posisi jembatan yang menyempit dikhawatirkan berpengaruh pada aliran air pada saluran. Sebab air tidak mengalir lancar dan terbuang melainkan menumpuk dan dikhawatirkan bisa meluber sampai menyebabkan banjir.

“Di citywalk juga telah dibangun pintu saluran air untuk mengontrol buangan. Terlebih lagi sekarang sudah mulai hujan dan perbaikan dipercepat. Target selesai sebelum Desember,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI