Awasi Pelaksanaan PTM, DPRD Sukoharjo Minta Disdikbud dan DKK Perketat Prokes Sekolah

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – DPRD Sukoharjo meminta pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo memperketat pengawasan protokol kesehatan (Prokes) di sekolah yang menggelar simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan PTM. Kepala sekolah dan guru juga bertanggungjawab penuh atas kepatuhan Prokes selama kegiatan di sekolah. Hal itu dilakukan mengingat banyak peserta didik yang harus diawasi agar tidak terjadi penyebaran virus Corona di sekolah.

Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi, Minggu (19/9/2021) mengatakan, simulasi PTM dan PTM di sekolah sudah mulai dilaksanakan sejak 13 September lalu. Kondisi di masing-masing sekolah berbeda karena statusnya ada yang baru sebatas simulasi PTM namun beberapa sekolah lainnya sudah melaksanakan PTM.

Dimulainya simulasi PTM dan PTM membuat pengawasan harus diperketat khususnya terkait protokol kesehatan. Pengawasan dilakukan oleh Disdikbud dan DKK Sukoharjo. Selain itu juga melibatkan sekolah dan Puskesmas di masing-masing wilayah.

Pengetatan pengawasan dilakukan karena sudah menjadi kewajiban kepatuhan sekolah menggelar simulasi PTM dan PTM. Protokol kesehatan harus dipatuhi demi mencegah penyebaran virus Corona dan kelancaran pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Protokol kesehatan tetap wajib dipatuhi. Pengawasan harus dilakukan oleh semua pihak baik Disdikbud, DKK, kepala sekolah, guru, Puskesmas dan orang tua murid. Jangan sampai terjadi penyebaran virus Corona di sekolah saat PTM,” ujarnya.

PTM

BERITA REKOMENDASI