Awasi Pilkada 2020, Minat Masyarakat Jadi Anggota Panwascam Tinggi

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Minat masyarakat mendaftar dengan memasukan berkas lamaran ke Bawaslu Sukoharjo untuk menjadi anggota Panwascam pelaksanaan Pilkada 2020 sangat tinggi. Hingga penutupan pendaftaran diketahui ada 201 orang melamar. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan pada pelaksanaan Pemilu 2019 baik Pileg dan Pilpres hanya 140 orang pelamar. Pelamar yang banyak menunjuknya ketatnya persaingan memperebutkan tiga kuota anggota Panwascam di masing masing kecamatan.

Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto, Rabu (4/12/2019) mengatakan, penutupan pendaftaran Panwascam sudah dilakukan pada Selasa (3/12/2019). Hasilnya diketahui ada sebanyak 201 orang melamar dengan mengirimkan berkas pendaftaran ke Bawaslu Sukoharjo. Petugas kemudian melakukan verifikasi terhadap berkas lamaran pendaftar dengan hasil sebanyak 198 memenuhi syarat dan tiga tidak memenuhi syarat. Berkas yang dinyatakan tidak memenuhi syarat maka secara otomatis gugur dan tidak maju tahap berikutnya.

Berkas yang memenuhi syarat kemudian dilakukan seleksi lebih ketat lagi dengan melihat data lamaran. Hasilnya dari 198 orang pelamar diketahui sebanyak 196 orang dinyatakan lolos dan berhak maju tahap berikutnya. Petugas terpaksa mencoret dua orang pelamar karena tidak memenuhi syarat usia dibawah batas minimal 25 tahun. 

Bawaslu Sukoharjo kemudian menetapkan sebanyak 196 orang yang berkasnya memenuhi syarat berkah mengikuti seleksi berupa tes sistem Computer Assisted Test (CAT). Kegiatan akan digelar pada 14-15 Desember mendatang. Tempat tes dipusatkan di SMKN 1 Sukoharjo karena memiliki kelengkapan alat berupa komputer dan server internet.

Materi tes CAT sepenuhnya berasal dari Bawaslu pusat yang juga dipakai disemua daerah. Setelah pelaksanaan CAT dilanjutkan tahap seleksi berikutnya berupa tes wawancara pada 15-17 Desember. Para pelamar Panwascam yang sebelumnya lolos verifikasi diwajibkan datang sendiri.

"Jumlah pelamar menjadi anggota Panwascam pada pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang sangat banyak. Artinya minat atau animo masyarakat sangat tinggi. Data kami menunjukan total ada 201 orang pelamar sekarang sedangkan pada Pileg dan Pilpres Pemilu 2019 kemarin hanya ada 140 orang pelamar," ujarnya.

Bawaslu Sukoharjo menyikapi fenomena tingginya minat masyarakat menjadi anggota Panwascam merupakan hal wajar. Sebab demokrasi masyarakat sekarang sangat tinggi dengan ikut peduli membantu mengawasi pelaksanaan pemilu.

"Pelamar anggota Panwascam sekarang dilihat dari usia mereka masih produktif sekitar 31-40 tahun. Sedangkan dilihat dari pendidikan bervariasi mulai kejar paket C hingga S3," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI