Bangkitkan Minat Bertani, 30 Pemuda  Klaten Tandur Bareng 

Editor: Ary B Prass

 

 

KLATEN, KRJOGJA.com– Untuk membangkitkan semangat kalangan muda agar mencintai pekerjaan di sektor pertanian, sebanyak 30 pemuda turun ke sawah. Mereka tandur bareng  (menanam padi) di dua lokasi persawahan Desa Padas, Karanganom dan Desa Jimus, Polanharjo, Klaten.

Ketua Komunitas Petani Muda Klaten, Afip Amrizal Basri, yang juga ketua pelaksana kegiatan, Rabu (18/8/2021) mengemukakan,  kegiatan Atraksi Tandur Bareng tersebut untuk menggugah semangat kalangan anak muda agar menjadi wira usaha di sektor pertanian.

“Kegiatan Tandur Bareng ini sesuai arahan Presiden RI Bapak Joko Widodo agar para pemuda berminat usaha di sektor pertanian. Hal ini disebabkan  di masa depan bidang pertanian akan menjadi peluang bisnis yang besar. Kedepan Komunitas Petani Muda Klaten akan sering mengadakan kegiatan berupa atraksi, diskusi maupun acara lain seputar pertanian secara luas,” kata Afip Amrizal basri.

Terkait jenis padi yang ditanam, Rizal menjelaskan, pada acara tandur bareng tersebut menanam padi mentik wangi merah dengan sistim jajar legawa.

“Setelah daftar ulang, peserta dibreifing dulu 30 menit. Baru sekitar 08.30 para peserta mulai tanam padi jenis mentik wangi merah dengan sistim jajar legawa. Karena masih masa PPKM, seluruh peserta tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker dan cuci tangan walaupun harus terkena lumpur,” tambahnya.

Salah satu peserta Atraksi Tandur Bareng, Yusuf Mardani (42) asal desa setempat mengaku bersemangat mengikuti acara.  Ia mengungkapkan kegiatan tersebut digunakan untuk mengisi kegiatan tetap aktif dan produktif di masa pandemi.

“Kegiatan ini positif. Saya ikut bantu menyebarluaskan informasi ini agar diketahui dan para pemuda Klaten tidak malu turun ke sawah.  Saya tadi ikut membuat garis petak-petak untuk menanam padi.  Acaranya sangat menarik,” kata Yusuf Mardani. (Sit)

BERITA REKOMENDASI