Banjir Picu Kenaikan Harga Beras

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Harga cabai, bawang merah dan bawang putih mengalami penurunan setelah petani melakukan panen. Kenaikan justru terjadi pada beras karena dipengaruhi banjir disejumlah daerah.

Pedagang Pasar Ir Soekarno Sukoharjo Sri Rejeki, Sabtu (03/12/2016) mengatakan, harga cabai merah keriting Rp 50.000 per kilogram turun dari sebelumnya Rp 60 ribu per kilogram, cabai rawit Rp 40 ribu per kilogram turun dari sebelumnya Rp 45 ribu per kilogram, cabai sret Rp 40 ribu per kilogram turun dari sebelumnya Rp 50 ribu per kilogram. Turunnya harga cabai disebabkan banyaknya pasokan setelah petani melakukan panen.

Pedagang sekarang memiliki banyak stok untuk dijual ke pembeli juga menjadi pengaruh turunya harga. Meski harga turun namun pedagang mengaku tetap sepi pembeli.

Penurunan harga juga terjadi pada bawang merah dan bawang putih sekarang dijual Rp 35 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 50 ribu per kilogram. Turunya harga juga disebabkan karena banyaknya pasokan setelah petani panen. “Harga cabai dan bawang turun, hanya harga beras saja yang naik sedikit Rp 200 per kilogram karena terpengaruh banjir,” ujar Sri Rejeki.

Kenaikan harga beras disebabkan karena pengaruh banjir disejumlah daerah. Kondisi tersebut menyebabkan tanaman padi petani mengalami kerusakan. Selain itu petani yang melakukan panen mengalami kesulitan untuk pengeringan gabah dan penggilingan padi.

Apabila banjir tidak segera surut dan tanaman padi banyak mengalami kerusakan maka kemungkinan harga beras bisa kembali naik. Pedagang sangat mengandalkan pasokan beras baik dari petani lokal Sukoharjo maupun kiriman luar daerah. “Harga beras sekarang untuk kualitas standar Rp 9.500 hingga Rp 11 ribu per kilogram,” lanjutnya.

Lurah Pasar Ir Soekarno Tri Sukrisno mengatakan, kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam dari sebelumnya Rp 17 ribu per kilogram naik menjadi Rp 18 ribu per kilogram, harga daging ayam Rp 27.500 menjadi Rp 29 ribu per kilogram. (Mam)

BERITA REKOMENDASI