Bantu Peningkatan RTLH, Pemkab Sukoharjo Anggarkan Rp 2,1 M

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo siapkan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar untuk peningkatan rumah tidak layak huni (RTLH). Bantuan diharapkan bisa menekan angka RTLH di Kabupaten Sukoharjo menjadi rumah layak huni.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Jumat (15/07/2022) mengatakan pemkab mengalokasikan anggaran melalui APBD tahun 2022 sebesar untuk 146 keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan diberikan dalam program peningkatan RTLH. Pemkab Sukoharjo menyerahkan bantuan dengan harapan bisa menekan angka RTLH dan meningkatkan kualitas rumah KPM.

Sebanyak 146 KPM penerima bantuan peningkatan RTLH berasal dari 41 desa dan kelurahan di Kabupaten Sukoharjo. Para KPM tersebut sebelumnya telah didata dan diverifikasi oleh petugas terkait kelayakan penerima bantuan dengan melihat kondisi rumah masing-masing.

Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp 15 juta untuk peningkatan RTLH. Pemkab Sukoharjo memberikan bantuan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap warga kurang mampu khususnya warga yang rumahnya tidak layak huni. “Pemkab Sukoharjo terus berupaya melakukan penanganan berupa peningkatan RTLH. Artinya RTLH dibantu agar rumah layak huni,” ujarnya.

Bupati mengatakan sebaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Sukoharjo merata di 12 kecamatan. Jumlah di masing-masing kecamatan bervariasi dengan angka tertinggi di Kecamatan Weru dan terendah di Kecamatan Baki.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Sukoharjo Taufik Aditama, mengatakan, berdasarkan basis data terpadu (BDT) tahun 2021 diketahui ada 11.524 RTLH tersebar merata di 12 kecamatan. RTLH dipastikan ada di setiap kecamatan dengan jumlah bervariasi. Keberadaan RTLH tersebut mendapat perhatian serius Pemkab Sukoharjo untuk segera dilakukan penanganan. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI