Banyak Dipakai Mengangkut Penumpang, Kendaraan Bak Terbuka Dirazia

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI (KRjogja.com) – Satlantas bersama Dishubkominfo Boyolali gelar operasi di wilayah Kecamatan Cepogo, Kamis (8/9) untuk antisipasi maraknya mobil bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut penumpang. Meski menyalahi aturan, banyak masyarakat di wilayah kaki Gunung Merapi – Merbabu yang terpaksa naik di mobil bak terbuka karena terbatasnya angkutan umum.

 

‎Dalam operasi yang dilakukan di depan Pasar Sayur Cepogo tersebut, ditemui mayoritas kendaraan bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut sayur, juga dipakai untuk mengangkut penumpang. Meski kedapatan melanggar, petugas tak melakukan tilang dan hanya memberi peringatan saja.

Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Yuna Ahadiah mengatakan, ‎sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang angkutan, ada larangan penggunaan kendaraan barang untuk mengangkut penumpang, sebab penggunaan kendaraan bak terbuka untuk penumpang sangat berbahaya bagi keselamatan.

Terlebih dengan adanya kejadian kecelakaan kendaraan bak terbuka yang mengangkut penumpang di Kabupaten Batang beberapa waktu lalu yang merenggut belasan korban jiwa, ia berharap kejadian serupa tak terjadi di Boyolali. Sebab penggunaan kendaraan bak terbuka untuk penumpang banyak terjadi di wilayah pegunungan tersebut.

"Kali ini masih sebatas peringatan saja. Namun nanti kalau masih terjadi akan kami tilang. Sebab bukan peruntukannya kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang," kata Yuna.

Rumi (65), salah satu penumpang kendaraan bak terbuka mengaku, ia ikut naik ke bak bersama sayuran hasil panennya karena tak ada pilihan lain, disebabkan keterbatasan angkutan umum di wilayah tersebut. ‎Karena sudah melakoni selama bertahun-tahun, ia tak merasa takut menumpang di bak karena sudah terbiasa. ‎(R-11)

 

BERITA REKOMENDASI