Baznas Salurkan Hampir Setengah Miliar untuk Penanganan Covid

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Klaten menyerahkan berbagai bantuan untuk penanganan pandemi Covid 19. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Klaten, Wibowo Muktiharjo dan jajaran pengurus, serta diterima oleh Ketua Satgas Covid 19 Klaten, yang juga Bupati Klaten Sri Mulyani, di Pendapa Pemkab setempat, Selasa (03/08/2021).

Wibowo Muktiharjo mengemukakan, sejumlah bantuan terdiri 1.150 hazmat, 10 kasur, 14 box sarung tangan, 2.000 paket sembako, dan lainya. “Kami melakukan rapat pleno dan refocusing semua rencana distribusi di bidang kesehatan dan santunan yang sisanya masih Rp 545 juta. Dari jumlah itu, sebanyak 90 persen atau Rp 484 juta kita gunakan untuk mendukung kegiatan Satgas Covid 19 ini,” kata Wibowo Muktiharjo.

Lebih lanjut Wibowo Muktiharjo menjelaskan, untuk paket 2.000 sembako, sesuai dengan kesepakatan dengan BPBD, Baznas yang akan menyerahkan, atas usulan dari desa-desa. Sehubungan hal itu, BPBD menyampaikan pada camat, jika untuk sembako bisa langsung diambil ke Baznas.

“Namun, saya tunggu 10 hari, ajuan yang kami terima hanya 150. Saya pikir, 2000 ini kapan habisnya, lalu kami usulkan yang 400 kami serahkan pada BPBD untuk mendukung mereka yang isolasi terpusat di tingkat kecamatan. Ini satu masalah, jika 2000 persediaan kami nanti tidak terserap. Untuk itu kami mohon petunjuk ibu Bupati, untuk dirubah bentuk lain, karena yang kami realisasi baru 600 paket, yang 1.400 belum kami adakan. Jadi dananya masih ada. Kalau ada petunjuk dari ibu bupati, dan itu bisa digunakan untuk sesuatu yang sekarang mendesak,” tambah Wibowo Muktiharjo pula.

Bantuan tersebut berasat dari zakat dan infak yang dikumpulkan dari ASN Pemkab Klaten, ASN lingkungan Kemenag dan juga dari RSI dan Yayasan Jemaah Haji. Zakat dan infak tahun 2021 diperkirakan akan bisa terkumpul sekitar Rp 4,5 miliar.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengemukakan, Klaten mengikuti kebijakan pemerintah untuk PPKM level 4. Dalam sepekan ini Klaten sudah mulai membaik, namun belum baik-baik saja. Angka kesembuahn tinggi, angka terkonfirmasi mulai turun. Namun demikian angka kematian baru turun sedikit.

“Saya sampaikan, rumah sakit di Klaten hampir overload. Bed terisi sudah 95 persen. Perlu dukungan semua pihak untuk menangani Corona,” kata Bupati. (Sit)

BERITA REKOMENDASI