Baznas Sukoharjo Selenggarakan Khitanan Massal

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukoharjo menyelenggarakan khitanan massal gratis. Kegiatan digelar di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Sabtu (02/07/2022). Total ada 250 anak ikut serta yang berasal dari 12 kecamatan.

Ketua Baznas Sukoharjo Sardiyono, mengatakan, khitanan massal gratis diselenggarakan Baznas Sukoharjo dalam rangka program Sukoharjo Sehat. Baznas Sukoharjo menyelenggarakan khitanan massal sekarang sebagai agenda rutin tahunan bersamaan dengan momen libur sekolah.

Total ada 250 anak dari 12 kecamatan ikut serta dalam kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan Baznas Sukoharjo. Anak-anak tersebut usai mengikuti khitanan massal mendapat paket berupa sarung, baju koko, kopiah, tas, alat tulis, uang saku dan sovenir.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, sebagaimana diketahui bersama khitan adalah salah satu bagian dari syariat agama dan wajib hukumnya bagi anak laki-laki. Dari pandangan agama, fungsi dari khitan adalah untuk mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah. Sedangkan secara medis, khitan mempunyai faedah yang sangat penting yaitu untuk membuang bagian dari anggota tubuh yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, bakteri dan lain-lain yang dapat membahayakan kesehatan.

“Untuk itu sekali lagi saya sangat mengapresiasi kepada Baznas Sukoharjo atas penyelenggaraan kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan semacam ini dapat terus dijadikan agenda rutin tahunan dan terus ditingkatkan dalam pelayanannya,” ujarnya.

Etik Suryani menambahkan, kegiatan khitanan massal ini sangat tepat karena bersamaan dengan liburan sekolah. Barangkali banyak masyarakat yang sudah menunggu khitanan massal yang diselenggarakan Baznas Sukoharjo.

Ada manfaat ganda yang bisa dirasakan oleh msyarakat dari kegiatan khitanan massal ini. Pertama, kegiatan khitanan massal sesungguhnya bermanfaat untuk mendidik masyarakat terutama anak-anak untuk berperilaku hidup bersih dan sehat serta pentingnya menjaga kebersihan diri sejak dini. Kedua, kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan oleh Baznas Sukoharjo ini merupakan bagian dari bantuan dan pentasyarufan dana zakat dan infaq dari mustahiq dengan cara-cara yang kreatif.

Hal itu penting sebab potensi zakat apabila dihimpun sesungguhnya sangat besar dan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya kepentingan umat Islam. Bukan saja dengan cara konsumtif tradisional dibagi habis kepada para mustahiq, tetapi juga bisa dengan cara-cara yang kreatif dan produktif seperti penyelenggaraan khitanan massal ini. “Khitanan massal ini menjadi salah satu pemanfaatan dana zakat yang lebih luas manfaatnya bagi masyarakat,” lanjutnya.

Bupati berpesan kepada anak-anak yang mengikuti khitanan massal bisa menjadi anak-anak yang sholeh, patuh kepada orang tua dan taat dalam menjalankan perintah-perintah agama serta menjauhi segala yang dilarang oleh agama. “Belajarlah yang rajin dan raihlah cita-citamu menjadi orang yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI