Berkas Kasus BKK Resmi Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Berkas kasus dugaan korupsi dana nasabah sebesar Rp 5 miliar di BKK Jawa Tengah cabang Sukoharjo unit Kecamatan Tawangsari dengan tersangka PR resmi dilimpahkan Kejaksaaan Negeri (Kejari) Sukoharjo ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Tengah di Semarang. Tahap selanjutnya tinggal menunggu jadwal sidang.

Kasi Pidana Khusus Kejari Sukoharjo, Yudhi Teguh Santosa, Kamis (5/12/2019) mengatakan, berkas penyidikan kasus dugaan korupsi BKK Jawa Tengah cabang Sukoharjo unit Kecamatan Tawangsari dengan tersangka PR sudah lengkap. Berkas tersebut kemudian sudah dilimpahkan Kejari Sukoharjo ke Pengadilan Tipikor Jawa Tengah.

“Berkas kasus sudah lengkap dan sudah kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor. Selanjutnya tinggal menunggu jadwal sidang saja,” ujarnya.

Dalam penanganan kasus ini Kejari Sukoharjo sudah menangkap dan menahan tersangka PR. Selain itu juga melakukan penyitaan sejumlah barang milik tersangka PR seperti satu unit mobil, dua bangunan dengan tujuh ruko dan rumah. Posisi semua ruko dan rumah yang disita dalam keadaan kosong semua.  

Penyitaan dilakukan oleh Kejari Sukoharjo karena barang tersebut dijadikan barang bukti atas kasus kejahatan yang dilakukan PR. Diduga barang tersebut didapat tersangka PR dari hasil kejahatan tindak pidana korupsi dana nasabah BKK Jawa Tengah cabang Sukoharjo unit Kecamatan Tawangsari. 

Dalam pemeriksaan kasus diketahui total ada 130 orang korban ulah tersangka PR. Mereka mayoritas berasal dari warga di wilayah Kecamatan Tawangsari dan memiliki berbagai latang belakang pekerjaan. 

Kepala Kejari Sukoharjo Tatang Agus Valleyantono mengatakan, PR tersangka kasus dugaan korupsi dana nasabah sebesar Rp 5 miliar di BKK Jawa Tengah cabang Sukoharjo unit Kecamatan Tawangsari resmi ditahan oleh Kejari Sukoharjo sejak 9 September lalu. Penahanan dilakukan untuk mempermudah penanganan perkara oleh penyidik. Pemeriksaan masih terus dilakukan dengan meminta keterangan PR. 

Kejari Sukoharjo melakukan penahanan terhadap tersangka karena pertimbangan subjektif penyidik ada kekhawatiran PR akan melarikan diri. Selain itu juga melihat sudah adanya cukup bukti dalam penanganan kasus dugaan korupsi dana nasabah di BKK Jawa Tengah cabang Sukoharjo unit Kecamatan Tawangsari. 

“Dalam kasus BKK Tawangsari sudah ada satu tersangka PR dan sudah ditahan Kejari Sukoharjo sejak 9 September,” ujarnya. 

Kajari menjelaskan, hasil pemeriksaan uang hasil kejahatan dugaan korupsi dana nasabah di BKK Jawa Tengah cabang Sukoharjo unit Kecamatan Tawangsari diambil dan digunakan oleh tersangka PR sendiri. Hal itu juga sesuai dari keterangan dan pengakuan PR dihadapan penyidik. (Mam)

BERITA REKOMENDASI