‘Berkebun’ Batik, Kreativitas jaga Regenerasi Petani

KLATEN, KRJOGJA.com – Lahan bekas sawah bermotif batik yang berada di Dukuh Ngentak, Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten kini mulai ditanami aneka sayuran, Kamis (06/08/2020). Berkebun perlu inovasi kreatif demi berlanjutnya regenerasi petani.

Tokoh masyarakat yang juga petani dan seniman, Agung Setiyoko (42), warga setempat, mengatakan, kegiatan menanam sayur dilakukan petani bersama Muspika Polanharjo, Muspika Delanggu, Ansor Klaten serta beberapa komunitas seperti Semoyo Endo, Sanggar Ganesa, Lintang Panjerina, Sanggar Jagad Obah, Sayuk Rukun Jatinom, Peduli Klaten, KPU Lawas, dan Sanggar Rempah Nusantara.

Penanaman dilakukan di lahan bekas persawahan seluas 2.000 meter persegi yang telah disulap menjadi kebun sayur dengan motif batik. Tema yang diangkat adalah Nandur Witing Katresnan artinya menanam kebaikan kebersamaan kecintaan yang diwujudkan dengan menanam sayuran.

“Ditanami sayur-sayuran berumur pendek, ada bayam merah, bayam hijau, kangkung, sawi, dan lainnya. Saat panen nanti bisa berbagi dengan masyarakat untuk meringankan beban. Ini salah satu langkah untuk mendukung program pak gubernur yakni Jogo Tonggo. Sekecil apapun yang dilakukan adalah suatu yang bermanfaat,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI