BMKG Beri Sinyal, Sukoharjo Siaga Bencana Alam

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo cek kondisi infrastruktur disemua wilayah dalam menghadapi kerawanan bencana alam. Hasilnya sebagian besar dalam kondisi baik. Namum beberapa saluran diketahui perlu penanganan karena ditemukan sedimentasi dan sampah. Antisipasi juga dilakukan berkaitan dengan potensi kerusakan terdampak bencana alam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo, Selasa (2/11/2021) mengatakan, infrastruktur di Sukoharjo sudah dalam kondisi baik menghadapi kerawanan bencana alam akibat perubahan cuaca ekstrem dampak fenomena alam La Nina. Infrastruktur tersebut seperti jalan, jembatan, saluran air dan lainnya. Pengecekan masih terus dilakukan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dengan melibatkan pemangku wilayah setempat seperti kepala desa, lurah dan camat.

Beberapa infrastruktur mendapat perhatian lebih khususnya di wilayah rawan bencana alam seperti di aliran Sungai Bengawan Solo. Widodo mencontohkan seperti jembatan, talud dan saluran air karena rawan sudah saat bencana alam banjir terjadi.

“Infrastruktur sudah baik, namun memang ada beberapa saluran diketahui perlu penanganan karena ditemukan sedimentasi dan sampah. Secepatnya dilakukan penanganan,” ujarnya.

Pemkab Sukoharjo langsung bergerak cepat mempersiapkan infrastruktur dalam menghadapi kerawanan bencana alam. Seperti saluran yang sudah dibangun pemerintah maka seharunya bisa membantu dalam mengantisipasi banjir karena mampu membuang air hujan.

“Masalahnya saat Pemkab Sukoharjo sudah membangun saluran dengan baik namun masyarakat justru membuang sampah sembarangan dan menyebabkan saluran tersumbat. Akibatnya menjadi rawan banjir. Jadi perlu kerjasama semua pihak,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI