Boyolai Terapkan Denda Rp 50 Ribu Bagi Tak Bermasker Mulai Minggu Depan

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Mulai minggu depan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Jawa Tengah bakal menerapkan sanksi denda untuk pelanggar protokol kesehatan. Sanksi denda Rp 50 ribu pun menunggu bagi warga yang tak pakai masker. Namun demikian nantinya pelanggar bisa memilih sanksi mulai dari mengucapkan teks Pancasila, push up, menyanyikan lagu Indonesia Raya, membersihkan tempat umum atau denda berupa uang.

Menurut Kasi Penindakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Boyolali, Tri Joko Mulyono mengemukakan pemberlakuan sanksi dilakukan untuk memberikan efek jera bagi pelanggar protokol kesehatan. Pihaknya bersama jajaran terkait termasuk Polres dan TNI terus melakukan razia masker di seluruh wilayah kecamatan di Boyolali.

“Bagi pelanggar langsung akan dikenai sanksi, namun sejauh ini sanksi yang diberikan masih mengutamakan sanksi sosial. Ini sekaligus kami manfaatkan untuk sosialisasi,” jelas Mulyono, Selasa (15/09/2020).

Diketahui di dalam Peraturan Bupati (Perbup) Boyolali No. 49/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) di Kabupaten Boyolali. Disebutkan adanya sanksi untuk pelanggar protokol kesehatan baik untuk perorangan maupun instansi serta perusahaan.

Untuk perorangan diantaranya berupa teguran lisan, menyanyikan lagu Indonesia Raya atau mengucapkan teks Pancasila, serta membuat surat pernyataan untuk mematuhi protokol kesehatan dan penyitaan KTP. “Sedangkan sanksi kerja sosial berupa membersihkan tempat publik atau tempat ibadah hingga denda administratif maksimal Rp 50.000,” tambahnya.

BERITA REKOMENDASI