Boyolali Kini Miliki Akuarium Raksasa

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Akhir bulan ini, Boyolali Aquatik di kawasan wisata Tlatar, Boyolali Kota sudah bisa dinikmati pengunjung. Selain sebagai tempat budidaya ikan, komplek tersebut juga akan digunakan sebagai wahana edukasi dan rekreasi tentang dunia perikanan, baik ikan konsumsi ataupun ikan hias.

Komplek yang digunakan untuk Boyolali Aquatik sebelumnya merupakan bagian dari komplek kolam indukan Balai Ikan Dinas Peternakan dan Perikanan dirombak. Di komplek dengan luas satu hektare tersebut, terdapat akuarium dan kolam dari ukuran kecil hingga raksasa. Pengunjung dapat melewati lorong diantara kolam hias indukan, sehingga seolah bisa menikmati ikan dari kedalaman air.

Kepala Disnakkan Boyolali, Juwaris menjelaskan, Boyolali Aquatik dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus sebesar Rp1,3 miliar dan APBD Perubahan sebesar Rp280 juta. Dana tersebut juga digunakan untuk pembangunan kolam budidaya ikan di Desa Methuk, Kecamatan Mojosongo.

"Itu sebenarnya kolam indukan biasa, kemudian kita tambah untuk kolam hias indukan. Dengan desain tersebut, potensi untuk edukasi dan rekreasi dunia perikanan kepada masyarakat terbuka lebar," katanya kepada KRJOGjA.com, Jumat (09/11/2018).

Adanya fasilitas tersebut diharapkan bisa mendorong produksi ikan, baik konsumsi ataupun hias, di Boyolali. "Produksi ikan konsumsi di Boyolali sudah swasembada. Dengan adanya ini, bisa dikembangkan untuk produksi ikan hias," tambahnya.

Untuk menarik minat pengujung sebagai wahana rekreasi, berbagai jenis ikan akan menjadi koleksi Boyolali Aquatik, termasuk ikan Araipama Gigas yang akan didatangkan langsung dari Sungai Amazon, Amerika Selatan. Berbagai wahana ikan juga dikembangkan, semisal terapi ikan dan sebagainya. "Rencananya akan diresmikan paada peringatan Hari Ikan Nasional pada Sabtu (24/11/2018) nanti," jelas Juwaris. (Gal)

BERITA REKOMENDASI