BPBD Klaten Tetap Droping Air Bersih Hingga Awal Nopember

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN, KRJOGJA.com – Kendati telah mulai turun hujan, BPBD Kabupaten Klaten tetap melakukan droping air bersih hingga pekan pertama bulan Nopember 2020. Sri Yuwana Haris Yulianto,Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Rabu (21/10) mengemukakan, droping air masih berjalan, dan direncanakan sampai satu minggu di Bulan Nopember. Total anggaran droping air sebanyak Rp 242 juta lebih untuk 1000 tangki dengan kapasitas 5.000 liter pertangki

“Meskipun pekan itu sudah masuk darurat siaga banjir, namun droping air tetap dilakukan. Hal ini dengan alasan, sumber air sumur gali baru bisa diambil airnya atau terisi jika hujan terus menerus minimal 10 hari atau dua minggu,” kata Yuwana Haris.

Selain itu, kata harus, bagi warga lereng Merapi, dua minggu pertama turun hujan masih untuk membersihkan genting-genting dan bak penampungan.

Menurut Yuwana haris, kekeringan di wilayah Kabupaten Klaten tahun 2020 tidak seperti tahun sebelumnya. Pada tahun 2019 terdapat 42 desa di 9 kecamatan, sedangkan tahun 2020 hanya terdapat 19 desa di 5 kecamatan.

Kekeringan tahun 2020 jangka waktu tidak terlalu pnjang dan kondisinya tidak terlalu kering. “Tahun ini BPBD hanya droping air di 19 desa. Jumlah 19 desa ini yang merupakan potret riil dari kondisi desa kita yang membutuhkan air bersih. Jumlah bisa naik bisa tururn, mungkin tahun 2021 tidak seperti tahun ini,” jelas Yuwana Haris.

BERITA REKOMENDASI