BPBD Sukoharjo Fokus Pemulihan Pasca Banjir

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo masih fokus pada pemulihan kondisi setelah terjadi banjir dan tanah longsor disejumlah wilayah. Bantuan logistik dipastikan sudah diterima warga dan selanjutnya tinggal pemulihan kerusakan.

Kepala BPBD Sukoharjo Suprapto mengatakan, sudah ada instruksi langsung dari Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya untuk mempercepat proses pemulihan pasca bencana alam seperti banjir dan tanah longsor disejumlah wilayah di Sukoharjo. Upaya percepatan dilakukan dengan pendataan sekaligus memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana alam.

Untuk bantuan logistik dipastikan warga terdampak bencana alam sudah mendapatkannya usai kejadian. Kebutuhan tersebut seperti makanan, minuman dan obat sudah tersalurkan.

Pemenuhan kebutuhan logistik tidak hanya diberikan Pemkab Sukoharjo ditempat pengungsian saja, melainkan juga saat warga sudah pulang ke rumah setelah banjir surut. Makanan dan minuman diberikan mengingat mereka masih kesusahan untuk membersihkan rumah.

“Fokus kita masih pemulihan pasca banjir dan tetap mewaspadai banjir susulan. Termasuk juga tanah longsor karena posisi sekarang masih rawan bencana alam,” ujar Suprapto.

Suprapto memastikan kondisi sekarang warga sudah pulang dari tempat pengungsian semua ke rumah masing masing. Selain itu kondisi lingkungan juga telah dibersihkan secara gotong royong bersama dengan instansi lainnya. “Soal adanya kerusakan nanti didata dulu dan dilakukan perbaikan berikutnya,” lanjutnya.

Kerusakan apa saja, Suprapto mengatakan seperti tanggul disejumlah wilayah yang longsor dan jebol akibat diterjang banjir. Kerusakan tersebut nantinya akan dimintakan bantuan ke Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo untuk diperbaiki.

Untuk sementara kerusakan tanggul sudah dilakukan perbaikan darurat oleh masyarakat dengan dibantu TNI dan Polri di tanggul Kali Samin di Dukuh Pronojayan, Desa Pranan, Kecamatan Polokarto. Perbaikan menggunakan karung dan bambu diharapkan mampu menahan sementara derasnya air.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, penanganan terhadap korban bencana alam baik banjir dan tanah longsor harus cepat. Petugas harus menyediakan dapur umum untuk menjamin kebutuhan makan dan minum warga.

“Minimal harus ada dapur umum dulu untuk penuhi kebutuhan makan dan minum. Perkara kebutuhan lain seperti pakaian, obat juga disediakan menyusul berikutnya,” ujar Wardoyo Wijaya.

Pemkab Sukoharjo sudah meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk gerak cepat. Termasuk menentukan dimana titik tempat pengungsian dan dapur umum dibangun. (Mam)

BERITA REKOMENDASI